Lamaran Ditolak, Pria Ini Sebarkan Foto dan Video Mesra Mantan Kekasihnya

Kapolres rilis penangkapan pelaku
Kapolres rilis penangkapan pelaku (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Apes betul nasib seorang mahasiswa asal Sungai Limau, Padang Pariaman -Sumbar inisial RA (19). Gegara lamaran ditolak oleh orang tua kekasih, RA sebarkan foto dan video bermesraan dengan korban. Perihal itu, RA ditangkap polisi dalam tindak pidana ITE.

Menyoal terkait kasus ITE itu, Kapolres Kota Pariaman , AKBP Deny Rendra Laksmana menjawab, peristiwa itu berawal pada 19 Desember 2020.

baca juga: Dua Desa Ini Wakili Kota Pariaman dalam Ikuti Lomba Tertib Lalu Lintas Tingkat Nasional

"Saat itu, pelaku dengan inisial RA ini ditolak lamaran nya oleh orang tua korban karena belum bekerja. Kesal dengan penolakan itu, pelaku menyebarkan foto dan video korban telanjang dada melalui media sosial kepada orang lain," ungkap Kapolres Pariaman , AKBP Deny Rendra Laksmana, Kamis 18 Februari 2021.

Lebih lanjut dikatakannya, foto dan video tersebut diketahui oleh teman dari korban dan teman korban memberitahukan kepada korban bahwa foto dirinya tersebar di media sosial.

baca juga: Walikota Pariaman Penuhi Undangan Menteri PUPR Bahas Terkait Pembangunan Infrastruktur

"Korban langsung menghubungi pelaku dan meminta untuk menghentikan penyebaran dokumen pribadinya itu. Hal itu lantas menjadi senjata bagi pelaku untuk mengancam korban," sebut AKBP Deny Rendra Laksmana.

Ancaman itu, membuat korban melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian.

baca juga: Terbanyak dalam Sejarah, Pemerintah Bakal Buka 1,2 Juta Formasi CPNS

"Setelah dapat laporan dari pelaku, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku ditangkap pada kawasan Pekanbaru ," kata Kapolres.

Atas kasus itu, pada pelaku dikenakan Undang-undang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda senilai 1 milyar rupiah.

baca juga: DPR Setujui Rencana Pemerintah Bubarkan Kemenristek

Untuk diketahui juga, dari kuasa pelaku polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu kaset cd yang berisi video mesra bersama korban dengan durasi 4 menit.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri