Pengerjaan Pasar Surantih Pessel Terbangkalai, Kontraktor Jelaskan Hal Ini

Pasar Surantih Pessel yang terbangkalai akibat habis masa kontrak
Pasar Surantih Pessel yang terbangkalai akibat habis masa kontrak (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Kontraktor pengerjaan bangunan Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat terhenti karena sudah habis masa kontrak kerja.

Diketahui pelaksana pembangunan Pasar Surantih ini dikerjakan oleh PT. Budi Jaya. Pemilik perusahaan, Danta mengatakan, pengerjaan dihentikan karena memang sudah habis kontrak.

baca juga: Cari 3 Korban Perahu Terbalik, Tim SAR 50 Kota Temukan Tas Hitam di Sungai

"Bukan ditinggalkan, tapi masa kontrak tahap pertama sudah habis. Karena pengerjaan ada tiga tahap," terang Danta saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Selasa 23 Februari 2021.

Ia menjelaskan, untuk tahap pertama pihaknya hanya mengerjakan dasar bangunan saja. Sementara untuk lanjutanya akan dikerjakan pada kontrak berikutnya.

baca juga: Ustaz di Agam Meninggal Saat Khotbah Salat Idul Fitri

"Ya, hanya seperti itu (tahap pengerjaan pertama). Untuk selanjut ditender kembali dan melanjutkan dasar yang ada sekarang," terangnya.

Pantauan KLIKPOSITIF , saat pembangunan KLIKPOSITIF memang dalam tahap dasar. Tidak ada finishing bangunan terlihat.

baca juga: Bupati Pessel Bolehkan Salat Ied di Masjid dan Lapangan, Kecuali di Nagari Zona Merah

"Ya itu sesuai kontrak pertama. Untuk tahap selanjutnya akan dilanjutkan oleh pemenang tender berikutnya," ujar Danta.

Lanjut Danta, untuk tahap pertama ini ia hanya meneken kontrak senilai Rp2,6 miliar. Berdasarkan kesepakatan kontrak, bangunan pasar hanya diselesaikan untuk dasar saja.

baca juga: Sekjen Gerindra Nyatakan Siap Dukung Normalisasi Batang Tapan Pessel

"Itu pun kami kena denda. Karena telat dari yang ditentukan," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, pedagang di Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat mengeluhkan lambatnya pengerjaan bangunan pasar setempat. Pasalnya, sudah enam bulan jalan pasar tersebut belum memperlihatkan hasil akan selesai.

Salah seorang pedagang menyebut, bahwa pengerjaan pasar tersebut sudah dalam satu bulan ini tidak ada lagi akitifvitas.

"Ya, sejak 15 Januari 2021 kemarin sudah tidak ada pengerjaan lagi. Informasinya, pemborongannya kehabisan modal," ungkap Ijul (54) salah seorang pedagang di pasar tersebut.

Menurut Ijul, lama proses pengerjaan pasar Surantih itu, saat ini para pedagang tidak lagi bisa berjualan seperti biasanya. Terlantar, akibat lapak-lapaknya digusur dan membuat sebagian pedagang berjualan di emperan pasar .

"Jadi ya begini. Bersempit-sempit, tidak ada tempat mau bagaimana lagi. Pasar yang ditunggu juga belum kunjung selesai," terangnya.

Diketahui sebelumnya, Pasar Surantih ini diresmikan pengerjaan oleh Bupati Pessel sebelumnya, Hendrajoni sejak 25 September 2020 lalu.

Berdata data yang didapat KLIKPOSITIF , pasar ini direnovasi menjadi Pasar Semi Modern, dengan anggaran lebih kurang Rp 18 miliar selama tiga tahun anggaran dengan pengerjaan bertahap.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri