Kembali Terbakar, 7 Hektar Lahan di Perbukitan di Ngalau Saribu Harau Dimakan Api

Petugas Damkar dan BPBD Lima Puluh Kota saat memadamkan api di Perbukitan Ngalau Saribu, Harau, Lima Puluh Kota.
Petugas Damkar dan BPBD Lima Puluh Kota saat memadamkan api di Perbukitan Ngalau Saribu, Harau, Lima Puluh Kota. (BPBD Lima Puluh Kota)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Pasca kebakaran hutan di perbukitan Kawasan Ngalau Saribu, Harau, Lima Puluh Kota pada Rabu 17 Februari 2021, hutan lindung yang terletak di Jorong Harau, Nagari Harau tersebut kembali terbakar. Sebelumnya, kawasan tersebut diketahui terbakar karena ada informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan berkemah yang dilakukan sekelompok masyarakat.

Kegiatan berkemah tersebut diketahui berlangsung saat libur sekitar tanggal 12-14 Februari 2021. Menurut informasi yang beredar, api unggun yang dibuat tidak dimatikan secara sempurna dan mengakibatkan api menjalar ke bagian bukit lain sehingga api membesar.

baca juga: Pemko Pariaman Belajar Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah ke Walikota Medan

Kepala BPBD Lima Puluh Kota melalui Kabid KL Rahmadinol mengatakan pihaknya sudah memadamkan kebakaran yang terjadi hingga Selasa 22 Februari 2021 bersama tim gabungan BPBD, TNI, Polri, UPT KPHL Lima Puluh Kota , Dinas Damkar Pemerintah kecamatan, Nagari dan Masyarakat. Namun kendalanya pada waktu itu api masih menyala dan tidak bisa di padamkan dengan cara manual karena lokasi terbakar saat ini ada di bukit berbatu dengan ketinggian sekitar 785 m dengan kemiringan 95 derajat.

"Hal ini sangat membahayakan tim saat mendekati objek karena jatuhan pecahan batu dari objek terbakar. Kerugian materil diperkirakan sekitar 7 hektar lahan sudah terbakar dan kami koordinasikan dengan Dinas Kehutanan Provinsi melalui UPTD KPHL Lima Puluh Kota , TNI Kodim 0306 50 Kota, Polres 50 Kora, Dinas Damkar untuk melaksanakan pemadaman hari ini, Rabu, 24 Februari 2021 bersama tim gabungan," katanya.

baca juga: Terima Kunjungan Ombudsman, Wabup Pessel: Peningkatan Pelayanan Publik Sesuatu yang Mutlak

Ia menjelaskan kondisi terakhir saat ini pemadaman sudah di lakukan dan dibantu UPT KPHL Agam bersama tim Dinas Kehutanan Provinsi serta di bantu BPBD Kota Payakumbuh. Kondisi api dikatakannya sudah dapat di padamkan dengan mesin pompa portabel masyarakat dan peralatan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar .

"Upaya yang telah dilakukan adalah koordinasi dengan KPHL Lima Puluh Kota , Kodim 0306/50 Kota, Kapolres 50 Kota, dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk memadamkan api apabila sudah berada dalam jangkauan manual. Kemudian apabila masih ada titik api, akan dilanjutkan pemadaman besok, Kamis 25 Februari 2021," ujar Rahmadinol, Rabu 24 Februari 2021

baca juga: Komplotan Pencuri Batu Akik yang Dihiasi Berlian Senilai 11 Milyar Ditangkap Polisi

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani