Pemprov Sumbar Siapkan Anggaran Cadangan untuk Vaksin

Kepala Bappeda Sumbar Hansastri
Kepala Bappeda Sumbar Hansastri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar ) telah menyiapkan dana vaksinasi pada anggaran tak terduga. Hal itu sebagai bentuk siaga, jika sewaktu-waktu pusat membebankan dana ke pemerintah daerah.

"Sekarang dana masih dari pusat, kami belum tahu beban daerah kedepannya. Kalau memang dibebankan ke provinsi kami sudah siapkan," ungkap Kepala Bappeda Sumbar Hansastri saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 24 Februari 2021.

baca juga: Pemprov Sumbar Bekerjasama dengan PT Semen Padang untuk Percepatan Vaksinasi Lansia

Dia menyampaikan, anggaran cadangan tersebut bukti keseriusan pemerintah provinsi dalam menangani Covid-19. Namun dia lupa besaran anggaran untuk vaksinasi tersebut. Selain dana cadangan pada tahun ini juga akan ada pengadaan Alat Pelindung Diri ( APD ).

"Penyediaan APD hanya sampai akhir 2020, 2021 ini masih akan ada pengadaan. Sementara untuk sarana seperti penyedian ruangan di rumah sakit Covid-19 sudah dilakukan tahun 2020. Termasuk pengembangan bangunan dan barang di rumah sakit juga sudah terlaksana," ungkapnya.

baca juga: Mahyeldi: Penghafal Alquran 30 Juz bisa Menyelamatkan 10 Anggota Keluarganya dari Siksaan Api Neraka

Hansasri menjelaskan, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu postur anggaran masih terfokus untuk kebutuhan wajib seperti gaji pegawai dan kebutuhan dasar lainnya.

"Fisik ada tetapi tidak banyak, kemampuan APBD sama dengan tahun 2020. Lebih banyak untuk belanja rutin, dan sifatnya tidak bisa dikurangi, kemudian transfer ke daerah, hibah ke partai politik, KONI dan Pramuka," terangnya.

baca juga: Target Vaksinasi Kepulauan Mentawai Belum Sentuh 50 Persen

Untuk diketahui, Pemprov bersama DPRD Sumatera Barat menyepakati Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebesar Rp6,73 triliun. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat rapat paripurna pengesahan APBD 2021, Rabu (25/11) mengatakan dari berbagai tahapan pembahasan yang telah dilalui bersama postur APBD Sumbar 2021 sebesar Rp6,73 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp6,51 triliun meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,33 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp4,1 triliun lalu pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp36,03 miliar. Kemudian untuk belanja daerah sebesar Rp6,71 triliun yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp5,08 triliun, belanja modal Rp665,95 miliar, belanja tidak terduga Rp53,81 miliar dan belanja transfer Rp917,64 miliar. (*)

baca juga: Harapan Baru Bagi Penderita HIV, Uji Coba Vaksin Berhasil Menstimulasi Antibodi Langka

Editor: Joni Abdul Kasir