Polisi Pastikan Warga Jambak Agam Meninggal Akibat Terjatuh ke Jurang

Suasana rumah duka di kawasan Jambak Kecamatan IV Koto Agam, Kamis (14/04/2016)
Suasana rumah duka di kawasan Jambak Kecamatan IV Koto Agam, Kamis (14/04/2016) (Haswandi/KLIKPOSITIF)

KLIK POSITIF – Kapolsek IV Koto AKP Hendra Restu Adi memastikan, Reni Astuti (54) warga Jorong Jambak Nagari Sianok VI Suku Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam-Sumbar, meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam jurang.

“Dari hasil visum luar, tidak ditemukan indikasi kekerasan yang dialami oleh korban. Korban hanya mengalami luka robek dan lebam-lebam, yang diduga akibat benturan saat terjatuh ke dalam jurang,” jelas Hendra Restu Adi, Kamis 14 April 2016.

baca juga: Rifa Yanas Dilantik Jadi Ketua FJKIP Bukittinggi

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Dokter Roswita dari Puskesmas IV Koto yang melakukan visum luar terhadap korban.

“Hasil visum sementara, korban mengalami luka robek pada bagian lengan kanan 22 sentimenter dengan lebar enam sentimeter. Luka robek ini diindikasikan akibat terjatuh dan terbentur benda tumpul,” jelas Roswita.

baca juga: Okupansi Hotel di Bukittinggi Mulai Meningkat, Tamu Didominasi dari Luar Daerah

Ia menjelaskan, selain itu korban juga mengalami banyak luka lebam, yakni pada bagian perut, bagian rusuk kiri dan pada bagian paha kiri yang diduga akibat benturan ketika terjatuh.

“Diduga korban telah meninggal dunia sekitar enam hingga delapan jam sebelum ditemukan. Ini tampak pada jasad korban yang belum berbau serta belum semua anggota tubuhnya mengalami kaku,” tambah Roswita.

baca juga: BPUM, Modal Bangkit Pedagang Bukittinggi Pasca Pandemi Covid-19

Seperti berita sebelumnya, Reni Astuti ditemukan meninggal dunia di dasar jurang yang berkedalaman sekitar 25 meter sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Kelok S Jambak Ngarai Sianok, Kamis 14 April 2016. Diduga kuat, korban terjatuh saat duduk-duduk di batu bagian bibir atas jurang.

Penulis: Iwan R