Ada Politik Uang, Bawaslu Lima Puluh Kota Berharap Bisa Lakukan OTT

Ismet Aljannata saat Sosialisasi Hasil Pengawasan Pemilu 2020 kepada Masyarakat.
Ismet Aljannata saat Sosialisasi Hasil Pengawasan Pemilu 2020 kepada Masyarakat. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Lima Puluh Kota berharap punya kewewangan lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Hal ini mengingat rentannya terjadi dugaan politik uang atau money politic di tengah masyarakat yang dilakukan oleh parpol maupun perorangan.

Komisioner Bawaslu Ismet Aljannata mengatakan eksekusi atau pelaksanaan penertiban Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam dugaan money politic di Pemilu kita belum bisa dilaksanakan. Sebab pihaknya tidak memiliki kewenangan jika hal tersebut terjadi di tengah masyarakat.

baca juga: Kisah UM Sumatera Barat yang Raih Klik Award Karena Sukses Membangun Kampung Sarugo

"Untuk itu kita berharap ke depannya Bawaslu diberikan kewenangan ketika ada terjadi dugaan politik uang ditengah-tengah masyarakat," ujar Ismet dalam Sosialisasi Hasil Pengawasan Pemilu 2020 kepada Masyarakat.

Ia menjelaskan selain berharap mendapatkan kewenangan dalam melakuka OTT juga mendorong penambahan pengawas di TPS. Tujuannya dikatakannya adalah agar pelaksanaan pengawasan tahapan pemilu ke depan khususnya di TPS lebih maksimal dibandingkan pemilu sebelumnya.

baca juga: Pemkab Pessel Anggarkan Bantuan Safari Ramadan Rp7,5 Juta Per Masjid dan Musala

"Hal ini diungkapkan terkait Evaluasi Pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di daerah yang memiliki 13 Kecamatan dan 79 Nagari ini. Sebelumnya, dalam Pilkada tahun 2020, Ismet menyebutkan bahwa Pengawas TPS di daerah yang memiliki TPS berjalan terpaksa harus meninggalkan TPS saat mendampingi KPPS untuk melakukan pemungutan suara ke rumah sakit dan lainnya," kaanya.

Selain itu, terkait partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada tahun 2020 lalu, Ismet menilai masih belum maksimal. Untuk itu perlu kerja keras semua pihak agar ke depan partisipasi pemilih pemula dalam pemilu bisa lebih maksimal.

baca juga: Agendakan 55 Kunjungan, Begini Teknis Safari Ramadan Pemkab Pessel Tahun Ini

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani