Diduga Aniaya Warga, Ketua DPD Gerindra Tegur Ketua DPRD Pasbar

Andre Rosiade
Andre Rosiade (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade mengatakan telah menegur Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pasaman Barat, Parizal Hafni.

Teguran keras yang diberikan tersebut atas dugaan adanya penganiayaan terhadap salah seorang warga yang merupaka sopir truk di daerah Ujung Gading pada 25 Februari 2021 lalu. "Yang bersangkutan sudah kami berikan teguran keras dan sudah kami surati," kata Andre saat dihubungi KLIKPOSITIF .com, Selasa 2 Maret 2021.

baca juga: Andre Rosiade Bawa 7 Kepala Daerah di Sumbar Berdialog dengan Menteri Koperasi dan UMKM

Selain itu, ia juga telah menyurati Mahkamah Partai berlambang burung Garuda itu untuk melakukan pemeriksaan kepada Parizal Hafni. "Kami sudah menyurati Mahkamah Partai di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Karena ini bukan peristiwa pertama," katanya.

Menurutnya, Ketua DPRD Pasaman Barat itu telah bermasalah beberapa kali. Seperti dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK), dugaan permasalahan termogun dan terakhir dugaan penganiayaan terhadap masyarakat. "Kami memperingati seluruh kader Partai Gerindra agar tidak merusak nama baik partai ," lanjutnya.

baca juga: Soal Reshuffle Kabinet Usai Jokowi Bertemu Megawati, Begini Respon PDI P

Karena menurutnya, seluruh kader Partai Gerindra harus berbuat untuk rakyat dan tidak boleh menyakiti hati rakyat sesuai dengan perintah Ketua DPP Partai Gerindra , Prabowo Subianto. Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Parizal Hafni dilaporkan ke Mapolres Pasaman Barat oleh seorang warga bernama Hamka (20).

Dalam laporan bernomor STTLP/49/II/2021-SPKT-Res- Pasbar tertanggal 25 Februari 2021 tertuang dugaan penganiayaan dan penodongan dengan senjata.

baca juga: Andre Rosiade Sesalkan Pencopotan Pejabat BUMN karena Kajian Ramadhan

Sebelumnya Parizal Hafni telah membantah pernyataan warga tersebut. Dia membantah tuduhan jika dirinya telah menampar dan adanya penodongan pistol terhadap seorang sopir truk sawit bernama Hamka (20) warga Kecamatan Sungai Aur.

"Tidak benar itu, saya tidak ada menampar, tampar dari mana, saya memang ada menepuk pelan bahunya, namun itu sebagai rasa upaya menghilangkan ketegangan sisupir ini dan menasehati waktu itu," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Jumat (26/2/2021).

baca juga: Andre Rosiade: Kepala Daerah dari Gerindra harus Akur dengan Pasangan

Ia mengatakan banyak masyarakat Ujung Tanjung, Nagari Sungai Aua di lokasi saat menyaksikan mereka saling bermaafan dengan sopir truk sawit tersebut dan setelah itu selesai

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani