Ada 2 TBM di Satu RT Untuk Kembangkan Potensi Anak di Padang Panjang

Bunda Literasi Tinjau TBM 19 dan Puncak Silaing Indah
Bunda Literasi Tinjau TBM 19 dan Puncak Silaing Indah (DirgaR)

PADANG PANJANG , KLIKPOSITIF - Bunda Literasi Padangpanjang Dian Puspita mengatakan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Rt19 dan Puncak Silaing Indah, Kota Padang Panjang menjadi salah satu temat untuk mengembangkan potensi anak,TMB berbasis wisata pendidikan menurutnya merupakan satu satunya di Sumatera Barat.

"Ini sebuah prestasi yang mebanggakan, satu RT memiliki dua TBM, itu sangat luar biasa,"sebut Dian Puspita saat mengunjungi TBM 19 dan Puncak Siliang Bawah.

baca juga: Antisipasi Terjadinya Inflasi, Ini yang Dilakukan Pemko Padang Panjang

Lurah Silaing Bawah, Deddy Adrian, mengatakan , dua TBM di RT 19 ini, TBM Sembilan Belas yang dikelola Dewi Suryani dan TBM Puncak Silaing Indah yang dikelola Sri Destuti.

Kedua TBM ini memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Di TBM Puncak Silaing Indah, ujar Deddy memanfaatkan alam yang dikemas sekian rupa sehingga menjadi tempat nyaman dan aman. "Disini kita lebih leluasa memberikan edukasi dalam bentuk aktivitas di lapangan," sebut Deddy.

baca juga: Pemko Padang Panjang Akan Pangkas Jalur Birokrasi

Dikatakannya, TBM tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas bermain anak, bahkan orang tua pun bisa menghilangkan lelahnya di sini. Kegiatan TBM-nya juga padat setiap hari. Ada anak-anak yang belajar di sini, mengaji juga, dan tahfidz.

Sementara TBM Sembilan Belas, ungkap Lurah Silaing Bawah, memiliki program yang melibatkan masyarakat untuk beragam kegiatan.

baca juga: Pemko Padang Panjang Pasang Puluhan Tenda Kuliner

"Saya harap TBM-TBM ini tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai tidak ada kegiatan. Karena TBM tidak akan ada artinya jika tidak memiliki kegiatan," sebut Deddy Adrian.

Keberadaan dua TBM dalam satu RT tersebut, merupakan salah satu upaya mengembangkan potensi diri generasi muda."Ini harus kita dorong dan kita kembangkan," ujarnya.

baca juga: Bus Gumarang Jaya Tabrak 5 Pelajar di Tanah Datar, Begini Kronologinya

Penulis: Dirga Rahmat | Editor: Eko Fajri