Jumlah Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Turun di Pariaman, Ini Penjelasan Polisi

Mobil terlibat kecelakaan
Mobil terlibat kecelakaan (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Dua bulan terakhir, jumlah total kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pariaman - Sumbar tercatat sebanyak 21 kasus. Namun jumlah kecelakaan pada bulan Februari 2021 menunjukkan adanya penurunan kasus dibanding pada Januari 2021.

Kapolres Kota Pariaman , AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Lantas Polres Pariaman , IPTU Albert IG Hutagalung saat didampingi Kanit Lakalantas , IPDA Afrizal Sahar membeberkan upaya pihaknya untuk mengantisipasi terjadinya Lakalantas .

baca juga: Dua Desa Ini Wakili Kota Pariaman dalam Ikuti Lomba Tertib Lalu Lintas Tingkat Nasional

"Benar, dalam dua bulan terakhir jumlah kecelakaan lalu lintas menurun. Secara keseluruhan semenjak awal tahun 2021 hingga kini terjadi sebanyak 21 kasus di mana Januari sebanyak 14 kasus dan Februari turun jadi 7 kasus," ungkap Kasat Lantas Pariaman , IPTU Albert IG Hutagalung, Selasa 2 Maret 2021.

Lebih lanjut Kasat Lantas itu menuturkan, untuk kasus pada Januari sebanyak 14 kasus terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 3 orang.

baca juga: Walikota Pariaman Penuhi Undangan Menteri PUPR Bahas Terkait Pembangunan Infrastruktur

"Sementara korban luka ringan akibat kecelakaan sebanyak 21 orang dan jumlah kerugian materi mencapai Rp15 juta lebih. Untuk Februari ada penurunan kasus sehingga jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 7 kasus," jelas IPTU Albert IG Hutagalung.

Dirincinya, di antara 7 kasus pada Februari tersebut korban meninggal sebanyak 2 orang dan luka ringan sebanyak 9 orang.

baca juga: Petani Sawit Pariaman: Hasil Panen Banyak, Harga Stabil

"Untuk jumlah kerugian materi pada Februari lebih banyak daripada Januari. Februari tercatat sekitar Rp32 juta kerugian materi," ulas Kasat Lantas itu.

Menurut IPTU Albert IG Hutagalung, terjadinya penurunan kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Polres Pariaman , umumnya disebabkan karena kesadaran pengguna jalan terkait tata tertib lalu lintas.

baca juga: Wakil Presiden RI Tanama 300 Bibit Ketapang di Pantai Kata Pariaman

"Maka dari itu, kami selalu memberikan pemahaman tertib lalu lintas pada masyarakat kota Pariaman baik melalui kemasan media sosial, spanduk bahkan secara tatap muka," sebut IPTU Albert.

Contohnya, kata Kasat lagi, pihaknya tak segan-segan memberikan penyuluhan serta edukasi ke sekolah-sekolah di Pariaman .

"Sehingga para pelajar paham betul, pentingnya tertib lalu lintas. Sebagaimana yang telah kita ketahui, kasus kecelakaan lalu lintas pelajar mendominasi ketimbang warga dengan status lainnya," jelas Albert.

Pihaknya juga melakukan upaya informasi digital untuk menyampaikan pesan lalu lintas. Pesan-pesan lalu lintas dimuat dalam konten YouTube dan media sosial lainnya dengan konsep parodi sehingga pesan sampai kepada pengguna jalan secara mudah.

Menyambut triwulan 2021, IPTU Albert berharap, jumlah kasus dan pelanggaran lalu lintas di Pariaman menurun sehingga kota Pariaman menjadi kota paling sedikit pelanggaran dan kasus kecelakaan nya.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi