Pemko Payakumbuh Terima 90 Vial Vaksin COVID-19 Tahap Kedua

Kedatangan vaksin COVID-19 di Kota Payakumbuh.
Kedatangan vaksin COVID-19 di Kota Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali menerima vaksin COVID-19 tahap kedua. Kali ini jumlah yang diterima adalah sebanyak 90 vial, dimana dalam 1 vial itu terdapat 10 dosis vaksin yang dapat digunakan.

Kepala Dinas (Dinkes) Kota Payakumbuh , Bakhrizal menyebut, untuk tahap kedua ini pihaknya langsung menjemput vaksik ke Kota Padang.

baca juga: Kasus Covid-19 Meroke, India Kehabisan Stok Oksigen

"Ya, kita jemput ke Padang dan diberikan sebanyak 90 vial vaksin , satu vial itu bisa 10 dosis. Artinya dengan 90 vial itu kita harapkan bisa 900 dosis," katanya, Senin (2/3).

Meski secara matematis satu vial vaksin bisa dimanfaatkan untuk 10 dosis vaksin tapi dia menjelaskan bahwa ada kondisi-kondisi di lapangan yang membuat angka itu cukup sulit didapat.

baca juga: Terungkap, Ini Jumlah Potongan Paket Sembako Untuk Mantan Mensos

Efektifnya di lapangan, satu vial hanya bisa untuk delapan sampai sembilan dosis yang bisa dimanfatkan dengan maksimal.

"Karena memang ada kalanya memang kawan-kawan (vaksinator) itu agak tertinggi mengambil, sehingga jumlahnya disesuaikan," jelas dia.

baca juga: Balon Wako Payakumbuh 2024 Mulai Bermunculan, Anggota DPR RI Siap Mengabdi di Kampung Halaman

Terkait peruntukan vaksin yang datang kali ini, kata dia, adalah untuk mereka yang bertugas di bidang pelayanan publik, seperti TNI/Polri, ASN lainnya seperti guru yang saat ini telah kembali melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah.

"Untuk datanya kita sudah punya. Jadi sesegera mungkin akan langsung kita lakukan vaksinasi," katanya.

baca juga: Semen Padang Hospital Lakukan Persiapan Tanggapi Kasus COVID-19 yang Kembali Melonjak

Untuk Kota Payakumbuh , pada tahap pertama lalu mendapat jatah sebanyak 2.320 vaksin dalam bentuk single dose. Vaksin tahap pertama telah berikan kepada ASN tenaga kesehatan yang bertugas di daerah tersebut. (*)

Editor: Taufik Hidayat