Stasiun GAW: Kualitas Udara 16 Kabupaten dan Kota di Sumbar Menurun, Ini Penyebabnya

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

KLIKPOSITIF - Sudah beberapa hari terakhir hujan turun di Sumbar , kendati demikian kualitas udara menurun karena kabut asap.

Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang Wan Dayantolis mengatakan, hal ini terjadi karena sumber hotspot di Pantai Timur Sumatera belum hujan .

baca juga: Untuk Wilayah Sumbar, Indeks Pencemaran Udara di Kota Padang Terendah Selama 2020

"Pagi ini terlihat peningkatkan nilai PM10 yang terpantau, masih ada hotspot di kawasan Pantai Timur Sumatera," katanya, Kamis 4 Maret 2021 dilansir dari Katasumbar.com.

Wan menyebutkan, berdasarkan prediksi ECMWF, konsentrasi rerata 24 jam untuk periode 4-6 Maret 2021 masih terjadi penurunan kualitas udara di Kabupaten dan Kota di Sumbar dengan konsentrasi PM 2.5 di atas 15,5 g/m3.

baca juga: Kualitas Udara Semakin Buruk, DLH Padang Rancang Perda Pengendali Udara

Berikut daftar Kabupaten/Kota di Sumbar yang mengalami penurunan kualitas udara

4 Maret 2021:

baca juga: Terbanyak dalam Sejarah, Pemerintah Bakal Buka 1,2 Juta Formasi CPNS

Agam

Dharmasraya

baca juga: Pemkab Pessel Anggarkan Bantuan Safari Ramadan Rp7,5 Juta Per Masjid dan Musala

Lima Puluh Kota

Padang Pariaman

Pasaman

Pasaman Barat

Sijunjung

Solok

Tanah Datar

Kota Bukittinggi

Kota Padang

Kota Padangpanjang

Kota Pariaman

Kota Payakumbuh

Kota Sawahlunto

Kota Solok

5 Maret 2021

Agam

Dharmasraya

Padang Pariaman

Kota Padang

Kota Pariaman

6 Maret 2021Tidak ada

Melihat daftar di atas, penurunan kualitas udara tak terjadi di Mentawai, Pesisir Selatan dan Solok Selatan.

Sementara, untuk pantauan hotspot dari LAPAN, dalam 24 jam terakhir ada 34 hotspot terpantau di Riau yang sumber emisinya mengarah ke Sumbar .

Sumber: Katasumbar.com

Editor: Eko Fajri