Mengaku Bersalah Banyak Beri Kepercayaan Pada Moeldoko, SBY: Saya Mohon Ampun Kepada Allah

SBY saat menunjuk moeldoko jadi Panglima TNI
SBY saat menunjuk moeldoko jadi Panglima TNI (net)

KLIKPOSITIF - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat , Susilo Bambang Yudhoyono , memberikan pernyataan resmi menolak Kongres Luar Biasa PD di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

KLB Partai Demokrat itu, intinya melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat serta membubarkan Majelis Tinggi PD.

Sebagai gantinya, KLB Demokrat memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP PD, serta Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina.

baca juga: Ormas Ini Laporkan SBY dan AHY ke Bareskrim Polri

Dalam konferensi pers yang digelar di kediaman pribadi, yakni Cikeas Bogor, Jumat Malam, SBY menegaskan apa yang dikhawatirkan Demokrat selama ini soal keterlibatan Moeldoko menyiapkan kudeta terhadap kepemimpinan AHY, terbukti melalui KLB.

"Banyak yang tak percaya, Moeldoko tega, berdarah dingin, melakukan kudeta," kata SBY .

baca juga: Garda Demokrasi 98 Laporkan SBY dan AHY ke Polisi

Menurut SBY , perilaku Moeldoko jauh dari sikap ksatria dan nilai-nilai moral. Dengan demikian, mendatangkanrasa malu bagi perwira dan prajurit di TNI sebagai almamaternya.

"Termasuk rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya."

baca juga: Bukan Lewat KLB, Begini Cara Jadi Ketua Demokrat Menurut Politikus Ini

Karena itulah, SBY juga menyatakan, "Saya mohon ampun kepada Allah SWT, atas kesalahan saya itu."

Sementara hasil KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang mengukuhkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum periode 2021-2025.

baca juga: Kubu KLB Minta SBY Buat Partai Baru, Kamhar: Tak Bisa Bedakan Hayalan dengan Kenyataan

"Menimbang dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, menetapkan Jenderal (Purn) DR Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Demokrat hasil kongres luar biasa periode 2021-2025," kata pimpinan sidang yang dibacakan Jhonny Allen.

Dalam KLB, peserta mengusulkan dua nama sebagai calon ketua umum menggantikan AHY, yakni Marzuki Alie dan Moeldoko .

Namun, Marzuki Alie mengundurkan diri dan dengan demikian secara otomatis menyatakan Moeldoko sebagai calon tunggal serta dinyatakan sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat .

Sementara itu, Marzuki Alie ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Periode 2021-2025.

Moeldoko melalui sambungan telepon, mengatakan berterimakasih telah memilih dan mempercayakannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demorat.

"Saya berterimakasih, tapi sebelumnya ada beberapa pertanyaan saya kepada peserta forum, apakah pemilihan di kongres sudah dilakukan sesuai AD/ART partai?" kata Moeldoko yang disambut sorakan peserta forum.

Sumber: suara.com

Editor: Rezka Delpiera