Pernah Memberi Kepercayaan Kepada Moeldoko, SBY : Saya Mohon Ampun Kepada Allah SWT Atas Kesalahan Saya Itu

SBY
SBY (Screenshot/suara.com)

KLIKPOSITIF - Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY malu pernah kasih jabatan ke Moeldoko saat menjadi presiden. SBY minta ampun ke Allah karena merasa bersalah.

SBY mengatakan hal itu lewat konferensi pers yang digelar di kediaman pribadi, yakni Cikeas Bogor, Jumat Malam.

baca juga: Dua Dekade, Ketua DPC Pasbar Sebut Demokrat Konsisten Perjuangkan Kepentingan Rakyat

SBY menyebut Moeldoko tega dan Moeldoko bergarah dingin karena kudeta Partai Demokrat . Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat , Susilo Bambang Yudhoyono menyebut KLB Partai Demokrat abal-abal.

Moeldoko dipilih menjadi ketua umum Partai Demokrat lewat kongres luar biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

baca juga: Atasi Persoalan Mendesak, Demokrat Dorong Sinergitas Pemkab Pasaman dengan RSUD

KLB Partai Demokrat melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat serta membubarkan Majelis Tinggi PD. Dalam KLB Partai Demokrat itu, Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina.

SBY menegaskan apa yang dikhawatirkan Demokrat selama ini soal keterlibatan Moeldoko menyiapkan kudeta terhadap kepemimpinan AHY, terbukti melalui KLB.

baca juga: DPC Partai Demokrat Payakumbuh Beri Bantuan Kepada Warga yang Tengah Menjalani Isolasi Mandiri

"Banyak yang tak percaya, Moeldoko tega, berdarah dingin, melakukan kudeta," kata SBY .

Menurut SBY , perilaku Moeldoko jauh dari sikap ksatria dan nilai-nilai moral.

baca juga: Legislator Rezka Oktoberia Minta Kepala Daerah di Sumbar Fokus Tangani Covid-19

Dengan demikian, mendatangkan rasa malu bagi perwira dan prajurit di TNI sebagai almamaternya.

"Termasuk rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya."

"Saya mohon ampun kepada Allah SWT, atas kesalahan saya itu," lanjut SBY .

Sementara hasil KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang mengukuhkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum periode 2021-2025.

"Menimbang dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, menetapkan Jenderal (Purn) DR Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Demokrat hasil kongres luar biasa periode 2021-2025," kata pimpinan sidang yang dibacakan Jhonny Allen.

Namun, Marzuki Alie mengundurkan diri dan dengan demikian secara otomatis menyatakan Moeldoko sebagai calon tunggal serta dinyatakan sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat .

Sementara itu, Marzuki Alie ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Periode 2021-2025.

Moeldoko melalui sambungan telepon, mengatakan berterimakasih telah memilih dan mempercayakannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demorat.

"Saya berterimakasih, tapi sebelumnya ada beberapa pertanyaan saya kepada peserta forum, apakah pemilihan di kongres sudah dilakukan sesuai AD/ART partai?" kata Moeldoko yang disambut sorakan peserta forum.

Dalam KLB, peserta mengusulkan dua nama sebagai calon ketua umum menggantikan AHY, yakni Marzuki Alie dan Moeldoko .

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi