Tolak Mobnas dan Perabot Rumdis Baru, Bupati Pessel: Saya Menjadi Bupati Bukan Untuk Gagah-Gagahan

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Bupati Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar menolak sejumlah pengadaan fasilitas dinas baru yang layaknya biasa diterima kepala daerah baru.

Selain fasilitas perabot baru rumah tangga dinas, ia juga menolak untuk dibelikan mobil dinas baru.

baca juga: Menengok Tradisi Balimau Masyarakat Ganting Kubang Sambut Ramadan

Pasalnya, ia menegaskan, dirinya terpilih menjadi bupati bukan untuk dilayani secara mewah, tetapi ingin berbuat selayaknya pemimpin yang menjawab keluhan masyarakat, bukan sebaliknya.

"Saya menjadi bupati bukan untuk bersenang-senang apalagi untuk gagah-gagahan," tegasnya pada KLIKPOSITIF dan sejumlah wartawan lainnya di Painan, Sabtu 6 Maret 2021.

baca juga: Pemkab Pessel Anggarkan Bantuan Safari Ramadan Rp7,5 Juta Per Masjid dan Musala

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sudah meminta jajarannya untuk tidak mengadakan hal hal tersebut. Pasalnya, menurut dia, saat ini kendaraan dinas dan perabot sewaktu menjadi wakil bupati masih layak dan tidak perlu ada pengadaan baru lagi.

"Kedua anggaran fasilitas itu bisa digunakan untuk keperluan masyarakat di Pessel . Saya menjadi bupati hanya untuk kepentingan masyarakat yang sudah tertindas dalam keterpurukan kemiskinan dan perekonomian masyarakat sangat sulit," terangnya.

baca juga: Agendakan 55 Kunjungan, Begini Teknis Safari Ramadan Pemkab Pessel Tahun Ini

Terpisah, Plt Kepala Bagian Umum Pemkab Pessel , Oriza Dharma, membenarkan Rusma Yul Anwar lebih memilih perabot rumah dan kendaraan dinas yang lama sewaktu menjabat wakil bupati periode sebelumnya.

"Saya sebagai Plt Kabag Umum menawarkan fasilitas kepada beliau, tapi beliau menolak," jelasnya.

baca juga: Dukung Program Kelautan dan Nelayan, Ini Komitmen Bupati Pessel dengan Danlantamal II Padang

Lanjutnya, Rusma Yul Anwar menolak hal itu semua untuk bisa dipergunakan kepada hal yang lebih penting, seperti program pemerintah yang dibutuhkan masyarakat.

"Beliau beralasan anggaran itu bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat. Beliau lebih memilih mobil Toyota Fortuner yang lama untuk dipasangkan kembali BA 1 G," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi