Pemko Payakumbuh Kelola Kabel Fiber Optik Secara Swadaya, Ini Keuntungannya

Penglolaan kabel fiber optik secara swadaya oleh Pemko Payakumbuh.
Penglolaan kabel fiber optik secara swadaya oleh Pemko Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melakukan pengelolaan sistem informasi dan teknologi (IT), termasuk penglolaan kabel fiber optik secara swadaya. Hal itu dinilai memberikan sejumlah keuntungan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, salah satu keuntungan dalam pengelolaan kabel fiber optik secara swadaya adalah penghematan anggaran di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) daerah tersebut.

baca juga: Balon Wako Payakumbuh 2024 Mulai Bermunculan, Anggota DPR RI Siap Mengabdi di Kampung Halaman

"Keuntungan tidak hanya saat pemasangan awal, tapi saat pemeliharaan juga tidak ketergantungan kepada pihak ketiga tersebut," kata dia, Senin (8/3).

Dikatakannya, apabila terjadi gangguan jaringan, maka hal itu dapat langsung oleh tenaga IT dinas. Dengan demikian Pemko Payakumbuh bisa menghemat anggaran jauh dibanding memakai jasa pihak ketiga seperti swasta dan BUMN.

baca juga: Bersama Pertamina, Puluhan UMKM Randang Kota Payakumbuh Go Digital

Plt Kepala Diskominfo Armein Busra mengatakan kabel fiber optik tidak hanya bermanfaat untuk akses internet, tapi juga akses intranet yang digunakan untuk memudahkan akses aplikasi yang dikembangkan oleh Pemkot Payakumbuh .

Menurutnya, dalam pengembangan fiber optik pihaknya hanya membeli bahan mentah seperti kabel dan peralatan jaringan fiber optik itu sendiri.

baca juga: Pemko Payakumbuh Berencana Gunakan Alat Pemusnah Sampah Berbahan Bakar Oli Bekas dan Air

"Sementara untuk instalasi dan konfigurasi dilaksanakan tenaga IT Diskominfo bidang E-Government, mereka sudah terlatih dan sudah mengantongi sertifikat pelatihan Fiber Optik," ujarnya didampingi Kasi Infrastruktur dan Teknologi Nopan Pirsa.

Ia mengatakan keuntungan memakai fiber optik adalah stabilitas jaringan intranet dan lebih aman dibanding yang wireless karena sifat jaringan fiber optik tertutup. Fiber optik dipakai untuk akses aplikasi intra pemerintah yang dikembangkan Pemkot, termasuk untuk akses internet.

baca juga: Perdana Digelar, School Of Randang Berlangsung di Kota Payakumbuh

Saat ini, sambungnya sudah ada lebih kurang 50 kilometer panjang kabel fiber optik yang dipasang di dalam Kota Payakumbuh .

"Kalau kita tidak memakai fiber optik, disaat tingkat penggunaan jaringan yang melewati radio wireless tinggi, channel sering terjadi interferensi dan itu akan mengganggu ke performa jaringan. Konsekuensinya akses intranet bisa mengalami perlambatan dan sulit mengakses aplikasi yang dipakai OPD, apalagi OPD pelayanan yang akan sangat terganggu," paparnya.

Ia mengatakan kabel fiber optik yang telah dipasang tersebut sudah mencapai seluruh Puskesmas, beberapa OPD bagian pelayanan publik dan rumah sakit. Rencananya akan dipasangkan juga di seluruh sekolah dan kelurahan.

Ia mengatakan tidak sedikit anggaran jika jasa pemasangan dan konfigurasi ditenderkan. Sehingga pihaknya bisa memfokuskan anggaran untuk kegiatan lain.

"SDM yang diberdayakan adalah tenaga IT di Pemko Payakumbuh sendiri. Contoh penghematan, satu meter instalasi itu biayanya minimal Rp9.000 untuk satu meter tarikan kabel. Itu baru satu item ini, belum lagi splecing dan network setup," pungkas dia. (*)

Editor: Taufik Hidayat