Pemerintah Stop KEK Mandeh, KEK Mentawai Butuh Lahan Lapangan Terbang

.
. (ist)

KLIKPOSITIF - Pemerintah pusat menstop status Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) Novrial, saat rapat koordinasi Gurbernur dengan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Selasa, 9 Maret 2021.

baca juga: Corona Kembali Meningkat, Kemenag Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan Rumah Ibadah

" KEK Mandeh memang terhenti, pemerintah pusat menstop karena banyak KEK di daerah lain yang sedang berjalan," ujarnya dilansir dari Katasumbar.com jaringan KLIKPOSITIF .com.

Walaupun KEK terhenti, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap Mandeh , salah satunya dengan mengupgrade Sumber Daya Manusia (SDM) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kawasan Mandeh .

baca juga: Perlancar Vaksinasi Gotong Royong, Pemerintah Tambahan Satu Juta Dosis Vaksin Sinopharm

"Tahun ini akan ada pelatihan -- pelatihan untuk Pokdarwis Mandeh ," terangnya.

Kemudian saat rapat bersama Bupati Mentawai , Novrial menyampaikan KEK Mentawai selangkah lagi.

baca juga: Indonesia Terpilih sebagai Anggota Reguler GB ILO 2021-2024

" KEK Mentawai butuh dukungan lahan lapangan terbang. Untuk itu butuh kerja sama Pemkab Mentawai ," ujarnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Audy Joenaldy menyampaikan, Mentawai punya potensi pariwisata. Saat ini perlu menggarap turis domestik dulu.

baca juga: Revisi UU ITE, DPR Sebut Tunggu Draf Dari Pemerintah

"250 juta pergerakan turis domestik setiap tahun, manfaatkan tahun ini bisa dapat turis domestik, sebab turis asing pergerakannya masih terbatas oleh pandemi Covid-19," ujarnya.

Sumber: Katasumbar.com

Editor: Eko Fajri