Ini Kata BPBD Lima Puluh Kota Pasca Jembatan Ambruk di Simpang Sugiran

BPBD bersama TNI, Polri, OPD, dan masyarakat saat membangun jembatan darurat pasca ambruknya jembatan penghubung di SImpang Sugiran dan Nagari Suayan di Lima Puluh Kota
BPBD bersama TNI, Polri, OPD, dan masyarakat saat membangun jembatan darurat pasca ambruknya jembatan penghubung di SImpang Sugiran dan Nagari Suayan di Lima Puluh Kota (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Sebuah jembatan penghubung antara Nagari Simpang Sugiran dan Nagari Suayan terputus pada Sabtu 13 Maret 2021. Putusnya jembatan tersebut diduga akibat arus deras dan meluapnya Batang (sungai) Datuak Amat.

Akibatnya, akses ke dua nagari tersebut terputus dan kini tengah dibangun jembatan darurat agar masyarakat dapat melewati jalan tersebut. Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri pun juga telah turun ke lapangan melihat kondisi jembatan yang ambruk.

baca juga: Baru 29,1 Persen Warga Lima Puluh Kota yang Divaksin

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Joni Amir mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Pihaknya pun akan segera melaksanakan rapat tindak lanjut pada hari ini, Senin 15 Maret 2021.

"Kami telah membuat jembatan darurat dan telah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua pada kemarin Minggu 14 Maret 2021 sekitar pukul 12.15 WIB. Jembatan tersebut berukuran 2x6 meter dan kini telah dapat dilalui oleh masyarakat menggunakan kendaraan roda dua atau jalan kaki," ujar Joni Amir.

baca juga: Hari Ini Seorang Lansia Positif COVID-19 di Tanah Datar

Namun, ia juga tetap mengingatkan kepada masyarakat yang melewati jembatan tersebut untuk dapat berhati-hati karena jembatannya masih berstatus jembatan darurat. Pembuatan jembatan tersebut dibantu oleh TNI, Polri, OPD, dan masyarakat setempat sehingga pembangunan jembatan darurat ini cepat selesai.

Sementara itu, mantan Wali Nagari Simpang Sugiran Iswaris Can mengucapkan terima kasih atas perhatian yang serius dari pemerintah kabupaten, khususnya Bupati dan Wakil Bupati yang begitu cepat merespon keadaan di lokasi. Sebab jJalur transportasi yang melewati jembatan ini adalah satu-satunya jalur yang menghubungkan transportasi masyarakat keluar maupun masuk ke simpang sugiran.

baca juga: Beberapa Bahan Pokok di Pasaman Barat Terpantau Alami Lonjakan Signifikan

"Semoga apa yang dilakukan oleh pimpinan daerah ini menjadi semangat bagi kami dalam melaksnakan pembangunan di nagari," ujar Iswaris.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani