Abai Keselamatan Warga, Kepala BNPB Peringatkan Pelaksana Proyek Abrasi Pantai di Padang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (Dok. BNPB)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Doni Monardo memperingatkan pekerja proyek abrasi pantai di Padang, Sumatera Barat yang abai akan keselamatan warga.

Jenderal bintang tiga itu tidak ingin proyek penanganan abrasi dari uang rakyat tetapi membahayakan rakyat dalam pengerjaan.

baca juga: Lokasi Wisata di Zona Merah dan Orange Harus Tutup Saat Libur Lebaran, Ini Tanggapan Wali Kota Padang

"Saya ingatkan," ujarnya melalui aplikasi pesan singkat, Rabu, 17 Maret 2021.

Doni berterima kasih sudah diberikan informasi atas pengerjaan proyek abrasi pantai yang sumber dananya dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB .

baca juga: Warga Limau Purut Tapan Laporkan Kontraktor Pelaksana Proyek Balai Pemukiman Sumbar

"Saya ingatkan, terima kasih," katanya. Anggota DPRD Sumbar dari Partai Demokrat Nofrizon mendukung cara tersebut. "Ini uang rakyat dan hasil pekerjaan untuk keselamatan rakyat juga perlu pengawasan dari siapa saja," katanya kepada KLIKPOSITIF , Senin 16 Maret 2021.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumbar dari Partai Demokrat Nofrizon mengatakan, Kepala BNPB Doni Monardo sudah mengingat dan mewanti-wanti Sestama BNPB Harmensyah untuk mengawal pengerjaan proyek tersebut.

baca juga: Jasa Penukaran Uang di Pinggir Jalan Lesu Jelang Lebaran

"Waktu kami silaturahmi dengan beliau bilang (Doni Monardo), beliau mewanti - wanti Sestama agar mangawal proyek itu. Sebab, Aceh dan Palu sudah lepas dari patahan, sementara Mentawai belum. Artinya apa, proyek penanganan abrasi harus kuat dan sesuai perencanaan," ujarnya.

Untuk diketahui, truk proyek abrasi pantai Padang yang didanai BNPB di kawasan Masjid Al Hakim berpotensi mengancam keselamatan warga, terutama para pengendara.

baca juga: Pesanan Mulai Meningkat, Pembuat Keranjang Parsel Kembali Bernapas Lega

Pasalnya, Mobilitas truk pengangkut material proyek yang dibawa berupa batu-batu besar dengan truk bak terbuka tanpa penutup ombeng. Apalagi, truk tersebut melintas di jalan utama dan ramai pengendara.

Mobil truk bak terbuka melintas dibeberapa ruas jalan ramai pengendara di Kota Padang , Sumatera Barat . Truk tersebut mengangkut batu besar untuk proyek Abrasi Pantai Masjid Al Hakim, Pantai Padang.

Terpantau, truk hijau daun tersebut melintasi jalan utama Lapai menuju simpang Presiden Lamun Ombak, terus ke jalan Jhoni Anwar, jalan Juanda arah Pangeran dan pinggir pantai Padang menuju Masjid Al Hakim.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek tanggul laut (seawal) dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB tersebut dijadwalkan siap pada 21 Maret 2021. Proyek Rp9,4 miliar itu dilaksanakan oleh PT. Prada Karya Utama dengan Konsultan Pengawas CV. Ultimate Konsultan.

Penenangan abrasi pantai di Padang menjadi perhatian Kepala BNPB Doni Monardo. Ada tiga paket penanganan abrasi di Padang dengan anggaran sebesar Rp19 miliar.

Tiga titik itu adalah penganganan darurat abrasi Pantai Padang Padang Kawasan Tugu Merpati , Kawasan Masjid Al Hakim dan Pasir Jambak. Tiga titik ini mendapatkan perhatian dari BNPB karena berkaitan langsung dengan rumah ibadah, objek wisata dan masyarakat.

Editor: Joni Abdul Kasir