Aman Dikunjungi, Audy Joinaldy: Ayo Berwisata ke Mentawai

Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Bupati Mentawai Yudas Sabagalet
Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Bupati Mentawai Yudas Sabagalet (Istimewa)

MENTAWAI , KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengklaim pariwisata Mentawai aman dikunjungi. Karena aman, Audy mengajak wisata mancanegara dan wisata domestik Nusantara berwisata ke Mentawai .

"Ayo wisata ke Mentawai , sensasi alamnya menyenangkan," ajaknya disela kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Mentawai , Rabu (24/3/2021).

baca juga: Gubernur Sumbar Optimis UNP Jadi Kampus Bertaraf Internasional

Kata Audy, wisata bahari Kepulauan Mentawai sungguh menakjubkan luar biasa. Mentawai merupakan satu-satunya kabupaten kepulauan yang ada di Sumatera Barat. Alamnya yang indah mempesona, dengan suasana alam yang masih alami, pasir yang putih air yang bening membiru, setiap pulau-pulau ada pohon kelapa yang nyaman.

"Alam tropis yang menyegarkan dan mempesona alami ini memberikan rasa liburan yang asik dan menyenangkan. Mentawai amat dekat dan mudah untuk dikunjungi, ada tranportasi yang setiap hari Padang - Mentawai dan sebaliknya hanya butuh waktu 3,5 jam dengan Mentawai Fast ," terangnya

baca juga: Wagub Sumbar Berharap HIPMI Jadi Motor Penggerak Hilirisasi Sektor Pertanian

Kemudian, soal aman dikunjungi, Audy menjelaskan, penanganan wabah covid 19, kabupaten Kepulauan Mentawai dalam 6 bulan terakhir selalu mencatatkan skor terbaik dalam penanganan covid-19.

"Ini sesuatu pantas kita apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai , yang sangat konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini terbukti, sejak awal masa pandemi, Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak pernah berada pada zonasi oranye, namun selalu berada pada zonasi kuning," ungkapnya

baca juga: Berantas Rabies, Pemprov Sumbar Gandeng Organisasi Buru Babi Forbi

Audy juga katakan, malah sampai sekarang, pada minggu ke 54 masa pandemi covid-19, belum ada warga Kabupaten Kepulauan Mentawai yang meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

"Artinya, Kabupaten Kepulauan Mentawai patut dijadikan contoh bagi daerah lain dalam penanganan penyebaran dan pemutusan mata rantai covid-19. Karena itu Kepulauan Mentawai aman dikunjungi dengan mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

baca juga: Saksikan Pertunjukan "Catatan Si Padang", Ini Kata Wagub Audy Joinaldy

Dia juga menyampaikan, saat ini sedang berjalan pengerjaan pembangunan Bandara Rokot di Tuapejat sebagai kelengkatan trasportasi udara dimana akan selesai pada akhir tahun 2022. Ada jalan Trans Mentawai saat ini sepanjang 18 km di Siberut.

Sementara itu Kepala Kantor Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Rokot Rudi Pitoyo,SE, mengatakan, pembanguan fisik pembangunan Bandara Rokot telah mencapai 35 persen.

"Adapun pengerjaan pembangunan Bandara Rokot yang memiliki area lebih kurang 43 ha, fasilitas udara, landasan pacu (runway) deminsi 1.500 meter X 30 meter, landasan hubung (Taxway( 75 meter X 15 meter. Landasan parkir 78 meter X 70 meter dengan rencana pesawat Atr 500.500," ujarnya.

Dilanjutkannya, pembangunan fasilitas darat, terminal 40 meter X 4025 meter dan penumpang pertahun 53.831 orang.

"Pekerjaan pembangunan bandara Rokot ini yang mengunakan dana APBN di mulai bulan 14 Desember 2019 dan akan siap pada akhir tahun2022," kata Rudi. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir