Atlet Ikut PON Wajib Divaksin, KONI Sumbar: Yang Tidak Mau Akan Diganti

ilustrasi
ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Sumatera Barat menegaskan akan mengganti atlet yang tidak ingin divaksin jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional ( PON ) Papua pada Oktober 2021 mendatang.

"Kalau ada nanti, atlet, pelatih atau official yang tidak mau divaksin, maka akan kami ganti," kata Ketua KONI Sumbar, Syaiful.

baca juga: Puskesmas Andalas Telah Vaksin Ribuan Warga, 347 Diantaranya Lansia

Ia mengatakan, salah satu persyaratan untuk mengikuti PON tahun ini adalah dengan menunjukkan sertifikat yang menyatakan telah divaksin dua kali.

"Persyaratannya itu jelas. Setiap atlet, pelatih maupun official yang kami daftarkan untuk mengikuti PON di Papua, harus menunjukkan sertifikat bahwa ia sudah divaksin dua kali," katanya.

baca juga: Jika Kasus Covid-19 Tak Meningkat Usai Lebaran, Ini Penjelasan Ahli

Menurutnya, ketua KONI pusat telah menyatakan akan tetap melaksanakan PON yang telah diundur selama setahun karena pandemi Covid-19.

"Pilihannya, tetap melaksanakan dengan tanpa penonton dan pelatih dan official dibatasi," lanjutnya.

baca juga: Indonesia Urutan 18 Kasus Pandemi Covid-19 Dunia

Dengan begitu, pelaksanaan PON akan tetap aman dan tidak ada atlet maupun official yang tertular virus Covid-19 saat pelaksanaan nantinya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri