Tak Bisa Masuk PN, Sejumlah Pengacara Habib Rizieq Protes

Suasana di depan PN Jakarta Timur
Suasana di depan PN Jakarta Timur (Suara.com)

KLIKPOSITIF - Sejumlah pengacara terdakwa Habib Rizieq Shihab memprotes sikap aparat kepolisian karena dinilai menghalangi mereka untuk memasuki Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Aparat keamanan memeriksa secara ketat setiap orang yang akan masuk pengadilan, hanya yang namanya telah terdaftar yang diizinkan masuk.

baca juga: Ibadah Haji Tahun Ini Batal, Pemerintah Fokus untuk Haji Tahun Depan

Protes disampaikan oleh pengacara Aziz Yanuar, Sugito Atmo hingga Ichwan Tuankotta.

"Lihat-lihat kami tidak boleh masuk, yang sudah masuk keluar. Biarin mereka sidang sama tembok aja," kata Ichwan Tuankotta, dilansir dari Suara.com jaringan KLIKPOSITIF .com.

baca juga: Anggota DPR RI Hermanto Salurkan Bantuan Pemerintah Bagi 58 Kelompok Tani Dan 200 KK Di Solsel

Aziz Yanuar menambahkan, "Kami sudah setor nama ada 13 ke pihak pengadilan. (Tak masuk) kami nggak tahu alasannya apa," kata Aziz.

Hingga berita ini ditulis sejumlah pengacara Habib Rizieq masih berada di luar gedung pengadilan. Sementara sebagian pengacara sudah berada di dalam pengadilan.

baca juga: Seleksi Tahap Kedua, Bima Sakti Uji Kemampuan 40 Pemain Untuk Timnas U-16

Saat ini, cuaca di sekitar lokasi hujan.

Sidang kasus kerumunan di tengah PSBB dengan terdakwa Habib Rizieq , hari ini, dengan agenda mendengarkan pendapat jaksa atas eksepsi terdakwa.

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

" Sidang lanjutan agenda, pendapat PU terhadap eksepsi terdakwa atau penasehat umum. Perkara nomor 221, 222 dan 226," kata petugas hubungan masyarakat Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal.

Sidang akan diselenggarakan secara offline atau menghadirkan terdakwa secara langsung. Sidang akan dipimpin hakim Suparman Nyompa.

Alex mengatakan persidangan akan disiarkan melalui kanal YouTube PN Jakarta Timur. "Kecuali dalam tahap pemeriksaan saksi, layanan streaming akan ditutup," kata dia.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri