Moeldoko Disebut Akan Tertibkan Internal Partai Demokrat

AHY dan Moeldoko
AHY dan Moeldoko (Net)

KLIKPOSITIF - Moeldoko akan segera melakukan penertiban di internal Partai Demokrat dan mengimbau seluruh kader tetap bersatu, kata juru bicara Partai Demokrat versi kongres luar biasa Deli Ser Dang, Muhammad Rahmad.

"Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam waktu secepatnya akan mengambil langkah-langkah penertiban di internal partai dan mengimbau kepada kader partai di daerah untuk tetap bersatu dan utuh di dalam rumah besar Partai Demokrat ," kata Rahmad lewat pesan tertulis di Jakarta, Selasa (30/3/2021).

baca juga: Ingat Tiga Hal Ini Bisa Pemicu Kenaikan Kasus Covid-19

Rahmad tidak menyebutkan penertiban apa yang akan dilakukan oleh Moeldoko di internal partai.

Namun, pernyataan itu merupakan tanggapan terhadap isi jumpa pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di kantor pusat partai, Wisma Proklamasi, Jakarta, Senin (29/3).

baca juga: Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia Mulai Membaik, Menkeu Ingatkan untuk Terus Waspada

Menurut Rahmad, pernyataan dan keputusan AHY tidak lagi berpengaruh pada internal partai. Pasalnya, AHY telah dinyatakan demisioner sebagai ketua umum dan posisi itu diisi oleh Moeldoko , kata Rahmad.

Moeldoko , yang menerima penetapan dirinya sebagai ketua tandingan Demokrat , saat ini masih aktif menjabat sebagai kepala staf kepresidenan.

baca juga: Beberapa Bahan Pokok di Pasaman Barat Terpantau Alami Lonjakan Signifikan

" AHY dan jajarannya sudah dinyatakan demisioner. Majelis Tinggi pimpinan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sudah dibubarkan oleh kongres luar biasa Partai Demokat. Kepengurusan DPP sekarang adalah Partai Demokrat pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko ," kata Rahmad.

Dia menyebut daftar kepengurusan baru DPP Partai Demokrat telah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Menkeu: Indeks Keyakinan Konsumen Naik

Sejauh ini, Kemenkumham, khususnya Direktorat Jenderal Administrasi Umum, belum memberi keterangan lebih lanjut mengenai status dokumen yang diserahkan oleh para penyelenggara KLB.

Kemenkumham dan Sistem Informasi Partai Politik Komisi Pemilihan Umum masih mencatat AHY dan jajarannya sebagai ketua umum serta pengurus resmi Partai Demokrat .

Terlepas dari belum jelasnya status kepengurusan di bawah pimpinan Moeldoko , ketua baru itu mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk bersatu.

"Mari bangun dan besarkan Partai Demokrat yang demokratis menuju Indonesia Maju. [...] Mari jaga Partai Demokrat dari pengaruh radikal, kesewenang-wenangan, dan otokrasi keluargaisme. Partai Demokrat adalah milik kita semua masyarakat Indonesia, bukan milik satu dua orang," kata pengurus tandingan partai sebagaimana disampaikan oleh Rahmad.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri