Kajari Pasbar Sebut Pencanangan WBK dan WBBM Karena Tingginya Tuntutan Masyarakat

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana
Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR, KLIKPOSITIF - Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat (Pasbar) Ginanjar Cahya Permana menyebutkan pencanangan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk menjawab tuntutan masyarakat.

"Ini dilakukan karena tingginya tuntutan masyarakat akan terwujudnya birokrasi yang transparan, akuntabilitas, bebas dari korupsi, kolusi dan Nepotisme (KKN)," sebutnya, Selasa (30/3/2021) di Simpang Empat.

baca juga: Ringankan Beban Warga di Tengah Pandemi Corona, PT SBS Bagikan 314 Paket Sembako

Menurutnya ada tiga target utama yang dilakukan pihaknya dalam pembangunan zona integritas yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan pelayanan publik.

Kemudian kata dia, pencanangan yang nantinya dilakukan di area publik bertujuan supaya mitra kejaksaan dan seluruh elemen masyarakat ikut serta memantau kinerja serta membuktikan pelayanan Kejaksaan Negeri Pasaman yang sudah bebas dari korupsi.

baca juga: 31 Warga Pasbar Positif Corona, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

"Saya berharap pencanangan WBK dan WWBM tidak hanya serimonial saja, tetapi dapat dilakukan berkesinambungan dan menyeluruh kedepannya," tegasnya.

"Tidak hanya penghargaan saja dari Menpan RB, tetapi merupakan kewajiban semua insan pemerintah. Karena membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah tanggung jawab bersama," sambungnya.

baca juga: Musorkablub KONI Pasaman Barat 2021 Bakal Digelar Besok, Ini Penjelasan Ketua Panitia

Pencanangan itu juga ditandai dengan apel bersama dan penandatanganan fakta integritas deklarasi menuju WBK dan WBBM mulai dari kepala kejaksaan diikuti kepala seksi, kasubag, kasubsi, jaksa fungsional, serta seluruh pegawai dan honorer pada Kejaksaan Negeri Pasaman Barat .

Pihaknya juga menghadirkan ibu ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) pada saat upacara pencanangan bertujuan untuk turut serta mengawal dan mengingatkan suami jika ada tindakan suami yang mengarah kepada penyimpangan.

baca juga: Berada di Zonasi Orange, Bupati Pasbar Wajibkan Masyarakat Pakai Masker saat Salat Idul Fitri

Ia menyebutkan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dengan diiringi pelaksanaan reformasi birokrasi kejaksaan secara sungguh sungguh dan konsekuen.

Konsekuensi itu diharapkan akan mampu menghadirkan aparatur kejaksaan yang handal dan professional dalam menegakkan supremasi hukum.

Selain itu, diharapkan pada seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Pasaman Barat baik unsur pimpinan maupun staf diharapkan dapat mendukung dan berperan aktif agar dapat meraih Predikat WBK-WBBM.

Selanjutnya menitik beratkan sasaran pada enam area perubahan yakni manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera