Pemko Payakumbuh Luncurkan Aplikasi SiPedati Pada Pencanangan Bulan Bakti Dasawisma Ke-VIII

Ketua TP-PKK Henny Riza Falepi memperlihatkan aplikasi SiPedati pada pencanangan Bulan Bakti (BB) Dasawisma Ke VIII Kota Payakumbuh
Ketua TP-PKK Henny Riza Falepi memperlihatkan aplikasi SiPedati pada pencanangan Bulan Bakti (BB) Dasawisma Ke VIII Kota Payakumbuh (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemko Payakumbuh luncurkan aplikasi Sistem Informasi PKK dan Dasawisma Terintegrasi (SiPedati) pada pencanangan Bulan Bakti (BB) Dasawisma Ke VIII Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Indah, Lantai III Balai Kota, Kamis 4 Maret 2021. Bulan Bakti Dasawisma Ke-VIII ini sendiri mengangkat tema Melalui Kegiatan Kelompok Dasawisma , Kita Tingkatkan Kebersamaan, Kesadaran Kegotongroyongan dan Tanggung Jawab terhadap Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK .

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Ketua TP- PKK Provinsi Sumbar Harneli Bahar Mahyeldi, Ketua TP- PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi , Ketua GOW Kota Payakumbuh Machdalena Erwin Yunaz, Ketua DWP Payakumbuh Elfriza Zaharman, Kepala Dinas P3AP2KB Syahnadel Khairi, Plt. Kepala Diskominfo Armein Busra, ketua serta pengurus PKK kecamatan dan kelurahan se Kota Payakumbuh .

baca juga: Ashirase, Sistem Navigasi Buatan Honda untuk Bantu Penyandang Disabilitas

Ketua TP- PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi mengatakan aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh Diskominfo Payakumbuh ini memiliki keunggulan seperti datanya realtime, disana berisi data PKK dan Dasawisma kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota yang sudah tersedia pada sistem yang bisa diakses kapanpun. Selain berguna untuk administrasi kegiatan, data ini juga dapat dimanfaatkan oleh stakeholder terkait karena disana sudah by name by address, tersedia dalam versi WEB dan Android.

"Seluruh penggerak PKK dapat memanfaatkan aplikasi ini sehingga kegiatan mereka terlaksana baik," kata Henny Riza Falepi .

baca juga: Spotify Punya Fitur Baru Your Dialy Drive, Apa Fungsinya?

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pelantikan Forum Komunikasi Ketua Kelompok Dasawisma (FKKKD) Kota Payakumbuh yang berisi ibu-ibu Dasawisma berprestasi dari 2011 sampai sekarang. Kemudian penyerahan sertifikat evaluasi buku administrasi PKK dan juknis BB Dasawisma kelurahan dan kecamatan se Kota Payakumbuh .

"Kegiatan BB Dasawisma pertama kali diinisiasi oleh Kota Payakumbuh , beberapa tahun kemudian diadopsi oleh TP- PKK Provinsi, sehingga sampai kini menjadi kegiatan rutin. Melalui bulan bakti kali ini, kita harus merasakan geliat kelompok Dasawisma di seluruh kelurahan yang ada. Keberadaan PKK melalui Dasawisma harus terus dirasakan masyarakat secara langsung karena Dasawisma adalah kelompok yang mewakili 10-20 rumah dalam 1 lingkungan," katanya.

baca juga: Fitur Baru, Twitter Akan Rilis Notifikasi Khusus Akun Ditangguhkan

"Dengan aktifnya Dasawisma maka akan tampak kegiatan PKK bisa sampai ke rumah. Apa artinya PKK sampai ke tingkat kota, kalau tidak ada pemberdayaan dan kesejahteraan untuk keluarga?. Semoga PKK dapat berjalan sistematis dan ibu-ibu juga bisa melek dengan teknologi, sehingga mereka tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman dan dapat beradaptasi dengan kondisi kekinian sehingga peran ibu dalam mensejahterakan keluarga dapat terwujud dengan baik," kata Henny.

Ia menambahkan pihaknya juga terus memberikan semangat kepada anggota PKK yang ikut lomba Dasawisma tingkat provinsi yaitu Zaidar dari Kelurahan Padang Tinggi Piliang. Ia berharap PPK tetap jaya dan kesejahteraan keluarga di Payakumbuh dapat tercapai.

baca juga: Soal Aplikasi Mata-Mata Pegasus, Bos WhatsApp Sebut Apple Tak Serius

Sementara itu, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dengan hidup dan bergairahnya PKK di Payakumbuh. Erwin menyebutnya energi sedekah, hanya ibu-ibu yang bisa menyedekahkan waktu dan segalanya demi kebersamaan.

"Kesibukan ibu-ibu dalam keseharian lebih berat, tentunya kita melihat ini sebagai prestasi, pencapaian ibu-ibu di Payakumbuh dalam berkegiatan sangat luar biasa. Kalau di luar malah membayar mahal untuk membuat aplikasinya, kalau di kita "Bakondak gratis", karena Ibu-ibu bermurah hati menyalurkan energinya, maka begitu juga dengan pemerintah, kita saling memberi dan saling berbagi," ujarnya.

Untuk itu, dikatakan Erwin bahwa pemerintah dengan segala energinya juga mendukung ibu-ibu PKK dengan membuatkan aplikasi SiPedati karya anak nagari, yang diluncurkan berkat adanya komunikasi langsung dari PKK . Ia mengaku memiliki harapan bagaimana keberadaan PKK yang sangat memberikan bermanfaat ini dengan memperkuat sinergi ibu-ibu PKK dengan OPD dan saling mengisi.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Khadijah