Mahyeldi Kukuhkan Pengurus Perwanaliko Periode 2021-2025

Pengukuhan pengurus Perwanaliko periode 2021-2025.
Pengukuhan pengurus Perwanaliko periode 2021-2025. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Pengurus Persatuan Wali Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota (Perwanaliko) periode 2021-2025 yang diketuai Wali Nagari Tarantang Kecamatan Harau, Sudahri secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi di Aula Objekwisata Kampuang Sarasah, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Rabu (31/3).

Menurut Mahyeldi , visi dan misi Perwanaliko yang fokus pada pembenahan peningkatan SDM remaja putus sekolah dimasing-masing nagari yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota .

baca juga: Seminggu Pencarian Hasnadi, Tim SAR 50 Kota Hentikan Pencarian

Mahyeldi juga memuji kekompakan wali nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota , dalam menggerakkan potensi pembangunan dan memberdayakan potensi yang ada di nagari. Selain itu, potensi Sumber Daya Alam (SDA) di nagari cukup banyak dan perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Untuk menggerakkan potensi pembangunan di Nagari. Dana dari pemerintah bukan satu-satunya. Sesungguhnya, dengan COVID-19 ini potensi di nagari itu ada. Semangat kekompakan itu ada di Nagari. Dan perantau lebih perhatian kepada Nagari dari pada Kabupaten Kotanya," kata Mahyeldi .

baca juga: Hasnadi Belum Ditemukan, Basarnas 50 Kota Tetap Lakukan Pencarian di Hari Lebaran

Di masa pandemi seperti saat ini, setiap wali nagari disebut Mahyeldi memiliki tugas tambahan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan COVID-19.

"Mampunya kita mengendalikan dan menekan penyebaran covid-19 ini akan membantu peningkatan ekonomi. Tahun 2020 lalu ekonomi kita Sumatera Barat minus 1,6," terang Buya.

baca juga: Lapas Kelebihan Kapasitas, Wabup Lima Puluh Kota Tawarkan Lahan untuk Bangunan Baru

Dikatakannya, berhasilnya pengendalian penyebaran COVID-19 ditingkat nagari akan jadi kunci peningkatkan ekonomi masyarakat. Hal itu akan berpengaruh terhadap ekonomi tingkat kota dan kabupaten serta provinsi.

"Dengan berhasilnya pengendalian covid-19, orang akan datang kedaerah kita dan akan belanja, sehingga ekonomi bakal membaik," harapnya.

baca juga: Lima Puluh Kota Daftarkan Puluhan Desa Wisata di Ajang Nasional, Pemkab Gandeng ADKI

Sementara itu, Ketua Perwanaliko, Sudahri menyebut bahwa ke depan bakal meminta data-data remaja putus sekolah kepada masing-masing nagari. Dengan harapan seluruh remaja putus sekolah dapat dilatih dan dididik oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbar dan Provinsi lainnya seperti Lampung.

"Kita fokus dalam program peningkatan SDM remaja terutama yang putus sekolah untuk dilatih melalui BLK. Sehingga, mereka memiliki berbagai keahlian atau skill yang dapat dipergunakannya dalam kehidupan sehari-hari," ucap Sudahri.

Sudahri juga memuji adanya program jaga desa dari kejaksaan. Dengan harapan, sebut Sudahri, tidak ada lagi rasa ketakutan dan kekhwatiran dari wali nagari dalam melaksanakan program dan membelanjakan Anggaran Dana Desa (ADD).

"Terimakasih dengan adanya program Jaga Desa dari Kejaksaan. Sehingga Wali Nagari tidak ada lagi tersandung kasus korupsi. Karena ada pendampingan dan petunjuk dari program Jaga Desa," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat