Pemkab Lima Puluh Kota Jadikan SDN 02 Durian Gadang Tempat Karantina, Ini Penyebabnya

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mengecek kesiapan gedung SDN 02 Durian Gadang sebagai tempat karantina warga yang terpapar COVID-19.
Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mengecek kesiapan gedung SDN 02 Durian Gadang sebagai tempat karantina warga yang terpapar COVID-19. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota akhirnya gunakan gedung SDN 02 Durian Gadang jadi tempat karantina warga yang terpapar COVID -19, Kamis 1 April 2021. Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Deddy Permana yang juga sebagai pemberi informasi terkait lonjakan kasus yang terjadi di Nagari Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru.

Deddy menjelaskan bahwa Pemkab mengambil langkah dengan suatu persiapan yang matang. Menurutnya dengan dipakainya gedung SDN 02 Durian Gadang maka akan difungsikan sesuai kondisi SD dan kapasitas yang ada di SD dengan jumlah masyarakat yang terpapar yang patut diisloasi.

baca juga: Hari Ini, 12 Warga Terpapar COVID-19 di Tanah Datar, Kasus Positif Aktif Jadi 315 Orang

"Bagi masyarakat yang bisa mengisolasi keluarganya dengan layak, akan dipersilakan isolasi mandiri. Kita juga telah memantau sekolah, secara operasional sudah kita katakan layak dipakai sebagai tempat karantina," ujarnya

Labih lanjut, Deddy menambahkan pemakaian gedung SDN 02 Durian Gadang telah direncanakan sejak kemarin. Kemudian untuk dipakai sebagai tempat karantina, pihaknya mengatakan akan mengisinya besok, Jumat 2 April 2021.

baca juga: Perdagangan Saham Garuda di Bursa Efek Dihentikan

Sementara itu, hasil pantauan KLIKPOSITIF bahwa sekolah terdiri atas delapan ruangan dengan enam kelas belajar, ruangan guru, dan ruang perpustakaan serta mushala yang dilengkapi dengan dapur.

"Untuk konsumsi dan kebutuhan sehari-hari, baik makan minum, ibu-ibu PKK di sini akan bergotongroyong secara bergantian untuk memasak.

baca juga: Kampung Bahari Nusantara Sungai Pisang Diyakini Masyarakat Bahari

Kemudian hingga saat ini sudah tercatat ratusan warga di Nagari Durian Gadang melaksanakan tes swab di depan Kantor Wali Nagari Durga yang dilaksanakan oleh Puskesmas Piladang dan dibantu oleh Puskesmas Batu Hampa," katanya.

Ia menambahkan bahwa pihak nagari telah membentuk relawan yang beraktifitas berdasarkan fungsi dan tugasnya untuk mengkomunikasikan dengan masyarakat serta mengajak untuk berpartisipasi dalam upaya masyarakat untuk swab. Menurutnya kendala yang kita hadapi di tengah-tengah masyarakat adalah ada masyarakat yang tidak mau pergi swab.

baca juga: Terima Kunjungan Ombudsman, Wabup Pessel: Peningkatan Pelayanan Publik Sesuatu yang Mutlak

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri