Angin Kencang, Lebih Dari 20 Pohon Tumbang di Payakumbuh

Proses evakuasi pohon tumbang di Payakumbuh.
Proses evakuasi pohon tumbang di Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Cuaca ekstrim angin kencang yang melanda Kota Payakumbuh sejak Rabu (31/3) malam sammpai dengan Kamis (1/4) mengakibatkan lebih dari 20 pohon tumbang di daerah tersebut.

Berdasarkan data yang diporelah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh sampai Kamis (1/4) pukul 10.30 WIB sudah terdata sebanyak 17 titik pohon tumbang.

baca juga: Cari 3 Korban Perahu Terbalik, Tim SAR 50 Kota Temukan Tas Hitam di Sungai

"Data sementara bencana pohon tumbang di Kota Payakumbuh hingga kini diperkirakan dari 20 titik pohon tumbang. Untuk data pasti yang sudah masuk ada 17, tapi proses pengumpulan data dan evakuasi masih dilakukan," kata Sekretaris BPBD Kota Payakumbuh , An Denitral.

Data yang sudah terkumpul itu adalah di Labuah Baru, di dekat SD Balai Panjang, Tanjung Anau, di Kelurahan Balai Tongah, di Subarang Batuang, di Jalan Bypass Talawi, di Kelurahan Padang Sikabu, Jalan Seruni, kemudian di Kelurahan Padang Tinggi Piliang.

baca juga: Tiga Pemudik Asal Payakumbuh Hanyut Saat Mudik Lebaran, Pencarian Korban Akan Dilanjutkan Pagi Ini

Selanjutnya di Koto Tangah, di Padang Tinggi Piliang, di Balai Jariang, di Kapalo Koto Ampangan, di samping Kantor KUA Kecamatan Payakumbuh Timur, di STTP Sawah Padang Aua Kuniang, di Simpang Tiga Sawah Padang Aua Kuniang, di Kolam Renang Ngalau Indah, dan di Jalan M Syafei

An Denitral menjelaskan, pihaknya terus berkomunikasi di grup Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama petugas PLN, PUPR, Dishub, Dinas LH, dan stakeholder lainnya untuk mengatasi banyaknya pohon tumbang, sementara itu dengan keterbatasan alat dan petugas yang dibagi menjadi beberapa tim, mereka harus berjibaku di lapangan.

baca juga: Sikapi SE Gubernur Sumbar Terbaru, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi Izinkan Warga Salat Ied di Masjid dan Lapangan

Dia menyebut, sinergisitas seluruh pihak sangat diperlukan dalam menghadapi bencana ini, perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama. Komunikasi yang intens dan koordinasi yang baik. (*)

Editor: Taufik Hidayat