Dokter Ternama Sebut Amerika Serikat Tidak Perlu Vaksin AstraZeneca, Kenapa?

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

KLIKPOSITIF - Dokter ternama Anthony Fauci mengatakan bahwa Amerika Serikat mungkin tidak memerlukan vaksin Covid-19 AstraZeneca - meskipun suntikan itu disetujui oleh regulator federal.

Dikutip dari New York Post, Fauci, yang merupakan kepala penasihat medis Gedung Putih, mengatakan negara tersebut sudah memiliki cukup kontrak dengan pembuat vaksin lain untuk menyuntik seluruh populasi.

baca juga: Perlancar Vaksinasi Gotong Royong, Pemerintah Tambahan Satu Juta Dosis Vaksin Sinopharm

"Secara umum perasaan saya adalah mengingat hubungan kontraktual yang kami miliki dengan sejumlah perusahaan, kami memiliki cukup vaksin untuk memenuhi semua kebutuhan kami tanpa meminta AstraZeneca," katanya.

Pakar penyakit menular terkemuka di negara itu menambahkan bahwa AS mungkin juga memiliki cukup pasokan vaksin untuk suntikan penguat di musim gugur.

baca juga: Pemerintah Targetkan Sejuta Vaksin Per Hari

"Jika Anda melihat jumlah (dosis) yang akan kami dapatkan ... kemungkinan kami dapat menangani peningkatan apa pun yang kami butuhkan, tetapi saya tidak dapat mengatakan dengan pasti," katanya.

Bulan lalu, lebih dari selusin negara yang telah menyetujui vaksin perusahaan farmasi yang berbasis di London untuk sementara menangguhkan penggunaannya setelah laporan mengaitkannya dengan gangguan pembekuan darah yang langka.

baca juga: Bulan Besok, Pemerintah Targetkan 1 Juta Vaksinasi Per Hari

Sementara itu, regulator AS menuduh perusahaan tersebut "memetik ceri" agar pengambilan gambar tampak lebih efektif.

Menyusul kritik publik, AstraZeneca mengatakan bahwa data tersebut didasarkan pada "analisis sementara yang ditentukan sebelumnya," dan setuju untuk merilis laporan yang diperbarui.

baca juga: Era Netanyahu Berakhir Setelah 12 Tahun Berkuasa, Ini Tanggapan Pemimpin-pemimpin Dunia

Perusahaan kemudian merilis hasil revisi yang menunjukkan kemanjuran yang berkurang, meskipun masih kuat, untuk vakasin mereka.

AstraZeneca juga mengatakan pihaknya bermaksud untuk mencari otorisasi penggunaan darurat FDA untuk vaksin tersebut dalam beberapa minggu.

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi