Bangun Tidur Siat Langsung Lari Keluar, Rumahnya Runtuh Akibat Angin Kencang

Kondisi rumah Siat setelah rubuh akibat angin kencang
Kondisi rumah Siat setelah rubuh akibat angin kencang (Dokumentasi Siat for KLIKPOSITIF)

PESSEL, KLIKPOSITIF - Siat (31) warga kampung Lampanjang, Kenagarian Rawang Gunung Malelo Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan berusaha menyelamatkan diri saat rumah yang ditempatinya runtuh akibat angin kencang sore tadi, Jumat, 2 April 2021.

Siat mengalami luka kecil dibagian kaki tertimpa pecahan dinding rumah yang terbuat dari hollow brick itu.

baca juga: Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah di Pessel

"Alhamdulillah anak dan istri duluan lari keluar sebelum dinding rumah kami rubuh," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF .

Siat mengungkapkan, bakda Jumat sekitar pukul 14:00 WIB dia ingin istirahat tidur siang. Sejam setelah itu datang angin kencang , dia mulai khawatir dan bangun dari tidurnya.

baca juga: Pasiter Kodim 0311 Pessel Ingatkan Soal Pentingnya Penegakan Adaptasi Kebiasaan Baru di Tengah Pandemi

"Saya keluar kamar, angin semakin kencang, atap dan kayu rumah kami bergoyang. Istri dan anak langsung lari keluar, saya juga lari, saat lari dinding rumah rubuh. Untung hanya kaki yang luka," terangnya.

Kata Siat, dinding rumah sepanjang 5 meter dan tinggi 3 meter ambruk seketika, hanya atap yang tergantung diantara reruntuhan. Karena takut Siat memutuskan untuk menunupang sementara di rumah tetangga.

baca juga: Dukung PEN di Daerah, Anggota DPD RI Alirman Sori Kunjungi Bank Nagari Painan

"Kami takut kalau nanti angin datang lagi, malam ini menumpang saja dulu," katanya.

Dia hanya bisa pasrah melihat puing rumah bekas reruntuhan dan berharap ada bantuan dari pemerintah sehingga rumahnya bisa ditempati kembali.

baca juga: Bertemu Dirjen Perhubungan Laut, Bupati Pessel Sebut Kemenhub Siap Lanjutkan Pelabuhan Panasahan Painan dan Bangun Dermaga Wisata di Mandeh

Sementara itu Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar berjanji akan mengurus rumah yang runtuh akibat angin kencang .

"Kami akan segera urus rumah yang rusak akibat angin kencang ," katanya singkat.

Untuk diketahui, laporan BPBD setempat hampir 60 rumah rubuh di tiga kecamatan di kabupaten tersebut rubuh akibat angin kencang .

Editor: Joni Abdul Kasir