Hari Bela Negara Dipusatkan di Sumbar, Mahyeldi Tantang Seniman Bikin Pertunjukan PDRI

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, hari bela negara akan dipusatkan di Sumatera Barat (Sumbar). Walaupun masih lama pemerintah provinsi mulai melakukan persiapan dari sekarang.

"Hari bela negara jatuh pada 19 Desember, perayaannya di pusatkan di Sumbar sebulan penuh. Mulai dari PDRI hingga peristiwa Situjuah," kata Mahyeldi, Sabtu, 3 April 2021.

baca juga: Gubernur Sebut Jumlah Penganggur Terbuka Sumbar Menurun

Dia menjelaskan, tepatnya 72 tahun yang lalu atau 19 Desember 1948, bangsa Indonesia menghadapi situasi genting yang memaksa perpindahan Ibu Kota negara dari Yogyakarta ke Bukittinggi dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia ( PDRI ).

"Kami ingin perayaan melibatkan kabupaten dan kota, kemudian saya ingin ada semacam pertunjukkan dari seniman yang menggambarkan peristiwa itu," ujarnya.

baca juga: Gubernur Sumbar Khawatir Angka Stunting Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Dilanjutkannya, bagaimana bagaimana perjalanan Sjafruddin Prawiranegara hingga terbentuk PDRI . Bagaimana cara Syafruddin bersama pasukannya menghilangkan jejak dari kejaran Belanda.

"Saya ingin seniman terlibat dalam peristiwa bersejarah ini," ungkapnya.

baca juga: Arab Saudi Berencana Bangun Masjid di Payakumbuh, Biayanya Mencapai 290 Miliar

Dilanjutkan Mahyeldi, dari peristiwa besar itu, Pemerintah Indonesia membangun Monumen Nasional Bela Negara tepat di kawasan yang pernah menjadi basis PDRI , tepatnya di Jorong Sungai Siriah, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat .

"Bangunan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami akan libatkan Unand dan UNP," tukasnya. (*)

baca juga: Audy: Investasi Berdampak Positif Bagi Pergerakan Ekonomi Sumbar

Editor: Joni Abdul Kasir