Jelang Ramadan, Masjid Raya Silungkang Beri Pembekalan kepada Mubalig dan Mubaligah

Pembekalan Mubalig dan Mubaligah di Masjid Raya Silungkang, Kota Sawahlunto
Pembekalan Mubalig dan Mubaligah di Masjid Raya Silungkang, Kota Sawahlunto (istimewa)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Menyambut Ramadan 1442 H, mubalig dan mubaligah se-Kenagarian Silungkang, mengikuti pembekalan di Masjid Raya Silungkang, Desa Silungkang Tigo, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto , Sabtu, (3/4/2021).

Pembekalan tersebut digelar oleh pengurus masjid dari seksi dakwah yang diketuai oleh Arnold. Sementara untuk pemateri yakni ustaz Asmon Nurizal dan Ustaz Muhammad Hidayatullah.

baca juga: Sandiaga Minta Andre Rosiade Bantu Percepatan Pengembangan Pariwisata Sawahlunto

Arnold saat membuka acara mengucapkan selamat datang kepada para mubalig dan mubaligah Silungkang.

"Walau satu hari rasanya semua materi tidak akan cukup dijabarkan. Namun begitu semoga pembekalan ini sedikit banyak dapat memberi pencerahan bagi kita semua", katanya.

baca juga: Mahyeldi: Punya Ilmu dan Iman, Berhasil Dunia dan Bahagia Akhirat

Sementara itu, Wakil Ketua Masjid Raya Silungkang, Ustadz Afrizal menyampaikan agar mubalig dan mubaligah dapat mengikuti pembekalan ini dengan baik.

Diketahui, pembekalan mubalig dan mubaligah dalam menyambut Ramadan 1442 H dihadiri 24 orang dari total dai diperkirakan 29 orang.

baca juga: Sawahlunto Warisan Dunia, Gubernur Sumbar akan Perbaiki Jalan Menuju Destinasi Wisata

"Acara berjalan dengan sesi pertama mulai pukul 09.00 WIB sampai sebelum zuhur dan sesi kedua bakda zuhur sampai dengan 15.30 WIB," ujarnya.

Pemateri pertama ustaz Asmon Nurizal, menjabarkan poin penting yang mesti dimiliki oleh para pendakwah, yaitu tingkatkan keikhlasan, luruskan akidah yang benar, tauhid kepada Allah, persiapkan ilmu dan sabar.

baca juga: Songsong Hari Pers Nasional, PWI Sawahlunto Gelar Aksi Peduli Covid-19 Tebar Masker

"Tujuan dakwah itu sendiri adalah amar makruf nahi mungkar. Kemudian setelah dai menegakan ini dan memahami poin bekal-bekal yang mesti dimiliki. Dalam penyampaian dakwah kita sebagai dai juga mesti memahami kualitas intelektual masyarakat. Agar apa yang disampaikan sampai," ujarnya.

Pemateri kedua Ustaz Muhammad Hidayatullah, menjabarkan beberapa poin diantaranya, yaitu seorang dai mesti memahami materi, apa yang disampaikan dai cocok dengan apa yang dai lakukan,

"Seorang dai mesti perbaiki niatnya dalam berdakwah, harus mengetahui bahwa taufik di tangan Allah, seorang dai berupaya dengan bertawakal kepada Allah, selalu bersandar kepada Allah dan selalu bertaubat kepada Allah," kata dia.(rilis)

Editor: Muhammad Haikal