Masukan RUU Energi Terbarukan, Dodi Reza: Daerah Produsen Perlu Dapat Insentif

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera selatan selama tiga tahun terakhir dikenal sebagai program Energi Baru Terbarukannya, yakni mengaggas pengelolaan sawit menjadi bahan bakar. Bupati Muba, Dodi Reza memberikan masukan pada Rancangan Energi Baru dan Terbarukan, yakni daerah penghasil mesti mendapatkan insentif.

Dalam keterangan rilisnya, Bupati Dr Dodi Reza yang juga Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Daerah bersama Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang diketuai oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET).

baca juga: Awal Agustus, Emas Batangan Dijual Rp 948 Ribu Per Gram

Pembahasannya mengenai rancangan Undang - Undang Tentang Energi Baru dan Terbarukan ( EBT ) dari Perspektif Kepala Daerah di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI.

"Biofuel atau pengolahan kelapa sawit menjadi bensin di Muba ini adalah bagian dari komitmen kami mendorong energi baru terbarukan ( EBT ) berdasarkan potensi daerah, dan Muba sudah melaksanakan ini sejak tiga tahun yang lalu," ujar Dodi.

baca juga: Catat, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa Debt Collector Saat Lakukan Penagihan ke Debitur

EBT yang merupakan isu seksi di dunia, terlebih berkaitan dengan kedaulatan kelapa sawit di Indonesia serta menangkis serangan kelapa sawit Indonesia yang di embargo negara luar.

"Dalam kesempatan ini juga usulan kami konkrit, pertama kami berharap agar daerah pengolah dan yang mengusahakan EBT seperti biofuel mendapatkan insentif khusus dari daerah, karena selama ini DBH menimbulkan stagnansi," bebernya.

baca juga: Menkeu: Selain Pandemi, APBN Juga Difokuskan untuk Hadapi Perubahan Iklim

Sejak 2017 pihaknya telah merintis implementasi visi EBT yang dimulai dengan program pilot project replanting atau peremajaan kelapa sawit.

"Ini program pertama di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, dan usai Idul Fitri nanti panen perdana hasil replanting sawit akan dipanen langsung oleh pak Presiden untuk kemudian dimanfaatkan menjadi bahan baku pengolahan biofuel atau bahan bakar nabati," terangnya.

baca juga: Bantu Penanganan Pandemi, Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun Anggaran pada 2021

Ketua Umum ADPMET, Ridwan Kamil menuturkan apa yang telah dijabarkan Bupati Muba Dodi Reza merupakan rangkaian upaya misi mulia daerah penghasil migas khususnya Muba untuk implementasi EBT yang berdampak langsung ke warga masyarakat.

"Kami berharap apa yang kami usulkan hari ini dapat menjadi acuan Komisi VII dalam menyusun RUU Tentang Energi Baru dan Terbarukan ( EBT )," tuturnya.

Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin menyebutkan apa yang menjadi masukan dan usulan dari Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) akan menjadi bahan untuk menyusun RUU EBT .

"Usulan dan masukan yang dipaparkan ADPMET ini akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk menyusun RUU EBT , semoga nantinya akan bermanfaat dan berdampak ke masyarakat luas," pungkasnya.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri