Penanganan Abrasi Pantai Padang Selesai, Mahyeldi akan Perbanyak Seawall

Proyek Abrasi Masjid Al Hakim Pantai Padang
Proyek Abrasi Masjid Al Hakim Pantai Padang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan setelah rampung penanganan proyek di kawasan Masjid Al-Hakim, kawasan Tugu Merpati, dan kawasan Pasir Jambak.

Pemprov Sumbar akan mengusulkan kelanjutan pembangunan seawall di titik-titik lainnya di kawasan Pantai Padang yang belum dibangun seawall. Diantaranya dari kawasan Masjid Al Hakim ke Dinas Kebudayaan Sumbar, dan sampai Muaro Padang.

baca juga: Mahyeldi Minta Muzakki Bayarkan Zakat Kepada Orang Dekat dari Tempat Tinggal

"Pada 2022, pembangunan seawall rencananya akan kita lanjutkan. Ini sudah ada perencanaannya. Pengerjaan penanganan abrasi tersebut bisa melindungi kawasan wisata yang terdapat di Pantai Padang . Sehingga bisa terintegrasi kawasan Pantai Padang dengan Museum Pusat Informasi Maritim, dan mendukung program wisata terpadu Gunung Padang," jelasnya, Selasa, 6 April 2021.

Ia menambahkan, setelah pembangunan seawall di kawasan Masjid Al Hakim ini rampung untuk selanjutnya akan dilakukan penanamam pohon di lapisan tanah dekat seawall sebagai vegetasi alami untuk pengamanan dari tsunami dan mencegah abrasi pantai .

baca juga: Wagub Sumbar Akhiri Safari Ramadan di Pesisir Selatan

"Penimbunan saat ini telah dibantu PT Semen Padang, kita berharap BUMN lainnya juga ikut membantu. Untuk pembangunan Museum Pusat Informasi Maritim kita dibantu PT Pelindo. Diharapkan dengan dukungan dan bantuan BNPB , dan koordinasi bersama OPD Pemprov Sumbar dengan Pemko Padang semua keinginan untuk ini menjadi kawasan wisata terpadu dapat diimplementasikan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman menyebutkan pengerjaan proyek penanganan transisi darurat ke pemulihan abrasi di tiga titik di kawasan pantai Kota Padang tersebut bisa terwujud berkat komunikasi yang bagus Pemprov Sumbar dengan BNPB , dan dukungan berbagai pihak yang ikut berjuang untuk penanganan abrasi pantai di Padang mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

baca juga: Wagub Sumbar Minta Petugas Perbatasan Tegas Cegat Pemudik

"Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung untuk proyek penanganan abrasi di tiga titik di kawasan pantai Padang ini terwujud. Begitu juga kontraktor yang telah berupaya maksimal agar tanggul laut (seawall) tersebut rampung sesuai dengan rencana," terangnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek penanganan transisi darurat ke pemulihan abrasi Pantai Padang , Suryadi mengatakan pengerjaan penanganan abrasi di tiga titik kawasan Pantai Padang telah dimulai sejak 11 Januari 2021 lalu. Pengerjaan proyek tersebut memakan waktu sekitar 70 hari.

baca juga: Gubernur Sumbar Periksa Kendaraan Dinas: Sopir Bakal Tes Urine

"Pengerjaan penanganan darurat abrasi pantai kawasan Masjid Al Hakim dengan anggaran Rp 9,4 miliar, penanganan di kawasan Tugu Merpati Perdamaian Rp 5,9 miliar, dan kawasan Pasir Jambak Rp 3,7 miliar," jelasnya.

Ia menjelaskan, di kawasan Masjid Al-Hakim, panjang seawall yang dibangun sekitar 256 meter. Di kawasan itu juga dibangun ground T menjorok sepanjang 60 meter ke arah laut. Di kawasan Tugu Merpati, panjang seawall yang dibangun sekitar 423 meter. Di kawasan Pasir Jambak, seawall yang dibangun sepanjang 200 meter. Di kawasan ini juga dibangun dua buah ground I yakni, batu-batu yang berukuran besar yang disusun menjorok ke laut sejauh 40 meter.

"Ground T maupun ground I, sama-sama berfungsi sebagai membentuk garis pantai baru. Bedanya, ground T membentuk garis pantai baru lebih cepat dibandingkan dengan kawasan yang dipasang groud I. Pihak kontraktor membangun groud I di kawasan Pasia Jambak untuk mencegah terhambat aliran sungai. Sebab, di kawasan itu, terdapat banyak muara sungai. Sekarang semua pengerjaan di tiga titik tersebut telah selesai," jelas Kepala Bidang Rehab dan Rekon BPBD Sumbar tersebut.

Terkait bantuan timbunan material untuk mendukung seawall yang sudah selesai dibangun di kawasan Masjid Al Hakim, terpisah Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyebutkan menindaklanjuti surat dari Gubernur Sumbar , bantuan material batu dan timbulan halus dari PT Semen Padang saat ini telah mulai didistribusikan, bahkan beberapa truk sudah sampai ke lokasi.

"Semen Padang telah mulai membantu penimbunan seawall di kawasan sekitar Masjid Al Hakim berupa batu dan timbunan halus. Jumlahnya semaksimal yang kita bisa," katanya.

Editor: Joni Abdul Kasir