Dukung Program Kelautan dan Nelayan, Ini Komitmen Bupati Pessel dengan Danlantamal II Padang

Danlantamal II Padang, Laksma TNI Hargianto bersama Bupati Rusma Yul Anwar dan Wakil Bupati Rudi Hariansyah dan beberapa pejabat Lantamal dan OPD
Danlantamal II Padang, Laksma TNI Hargianto bersama Bupati Rusma Yul Anwar dan Wakil Bupati Rudi Hariansyah dan beberapa pejabat Lantamal dan OPD (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar, mengaku siap mendukung program Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang dengan mendampingi nelayan dalam melengkapi seluruh izin kapal di Pesisir Selatan.

Hal itu, disampaikan Rusma Yul Anwar saat menjamu kunjungan kerja dan mendengar arahan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang, Laksma TNI Hargianto, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pesisir Selatan.

Selain pendampingan, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar mengaku, juga akan membantu kemajuan nelayan bersama Lantamal II Padang melalui program yang ada. "Dan kita juga akan mengusahakan setiap program yang ada di bidang kelautan bisa didapatkan oleh para nelayan," ungkap Rusma Yul Anwar.

Dijelaskan, Danlantamal II Padang, Laksma TNI Hargianto, kelengkapan seluruh surat menyurat atau izin kapal merupakan salah satu keharusan bagi nelayan saat melaut. Karena, hal itu merupakan ketentuan yang sudah diatur dalam perundang-undangan.

"Untuk penegakkan hukum atau aturan di wilayah laut Sumatera Barat sebagai salah satu wilayah maritim, kita akan tetap berlaku tegas. Terutama, bagi nelayan yang melaut menggunakan kapal," sebutnya pada wartawan saat jumpa pers di Painan.

Menurutnya, kelengkapan yang mesti dilengkapi para nelayan, terutama bagi nelayan yang melaut dengan kapal berkapasitas 30 GT atau 30 ton ke atas.

"Mulai dari surat-surat kapal, surat izin melaut dan surat izin berlayar selama melaut. Jika salah satu dari surat itu tidak lengkap, maka akan kita tindak tegas dan akan kita amankan sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

Kendati demikian, Laksamana Pertama Hargianto, meminta pemerintah daerah ikut membantu menyosialisasikan kepada nelayan di daerah itu, untuk tetap melengkapi surat menyurat apabila melaut.

"Agar nantinya, para nelayan tidak terhalang dan takut-takut saat melaut, dan nelayan fokus dalam menangkap ikan untuk kebutuhan ekonominya. Sebab, kita dari Lantamal bersama penegak hukum lainnya akan rutin melakukan patroli laut demi menjaga dan ekosistem laut kita, "ujarnya.

Selain menyosialisasikan, pihaknya juga meminta pemerintah daerah untuk memfasilitasi seluruh para nelayan kapal, untuk membantu terkait surat-surat yang akan dilengkapi.

Salah satunya, terkait pengurusan kapal nelayan yang berkapasitas 30 GT atau 3 ton keatas. Karena, pengurusan izin dan pajaknya langsung ke pemerintah pusat.

"Nah, kita berharap pemerintah daerah ikut membantu dan memfasilitasi nelayan dalam pengurusan izin. Supaya mereka tidak kesulitan dalam mengurus administrasi. Kalau, pengurusan lancar dan cepat. Maka, nanti tidak akan ada lagi nelayan kapal yang akan melanggarnya," ulasnya.

Kesempatan itu, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar menambahkan sebagai daerah yang memiliki masyarakat banyak menggantungkan hidup di kawasan pantai, untuk itu ia mengajak masyarakat lebih menjaga dan memanfaatkan potensi laut dengan sebaik-baiknya.

"Lebih utama, kita harus menjaga ekosistem laut itu sendiri agar tidak rusak. Nanti, program dari DKP dan Lantamal seperti budidaya ikan, dan budidaya lainnya akan kita sesuaikan dengan program kita di pemerintahan daerah, "tutupnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri