Pemkab Agam Minta Warga Tetap Waspada Penularan Covid-19 Selama Ramadan

Ilustrasi
Ilustrasi (Masjid Almuttaqin Batu Taba)

AGAM , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Agam meminta warga tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 pada pelaksanaan ibadah salat berjamaah di ramadan.

Terkait hal ini, Bupati Agam Andri Warman sudah mengeluarkan surat edaran agar dapat menjadi pedoman bagi pengurus maupun masyarakat.

baca juga: Ustaz di Agam Meninggal Saat Khotbah Salat Idul Fitri

Dalam surat edaran nomor 400/185/Kesra/IV/2021 itu, pengurus diminta agar tetap mempertimbangkan perkembangan penyebaran Covid-19 di tiap kecamatan.

"Dimanapun melaksanakan ibadah, baik di lapangan atau masjid, harus tersedia fasilitas protokol kesehatan serta tetap disiplin memakai masker," kata Bupati, Rabu 14 April 2021.

baca juga: Jumlah Pemotongan Sapi di Agam Diprediksi Menurun

Terkait hal ini, pengurus masjid dan musala harus menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan, menyediakan alat pengukur suhu, pembatasan jarak dan lainnya.

"Selain itu mempersingkat pelaksanaan salat, durasi ceramah tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. Di setiap tempat ibadah, diharapkan juga ada spanduk imbauan protokol kesehatan," ucapnya.

baca juga: Pemkab Agam Salurkan Dana Insentif ke Guru TPA

Kepada mubalig, khatib atau tokoh masyarakat, Bupati berharap mendorong atau mengajak umat islam menyambut ramadan dengan meningkatkan ibadah.

"Disamping itu juga mengajak masyarakat mengenal Covid-19 dan mendorong penerapan protokol kesehatan," jelasnya.

baca juga: Waspada Pandemi, Objek Wisata di Agam Tutup Saat Libur Lebaran

Situs Corona Sumbar melansir, Agam masuk daerah dengan resiko sedang penularan Covid-19, atau zona oranye.

Total kasus hingga hari ini mencapai 2.286, rinciannya meninggal 46 pasien, sembuh 2.129 dan sisanya masih dirawat.

Editor: Hatta Rizal