Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Bus Gumarang Jaya, Ini Kata Bupati Tanah Datar

Bupati Eka Putra takziah ke rumah duka korban kecelakaan bus Gumarang Jaya
Bupati Eka Putra takziah ke rumah duka korban kecelakaan bus Gumarang Jaya (ist)

TANAHDATAR, KLIKPOSITIF - Bupati Tanah Datar Eka Putra melakukan takziah ke rumah duka korban kecelakaan Bus Gumarang Jaya di Nagari Pitalah, Kecamatan Batipuh, Kamis malam 15 April 2021.

"Kami turut berduka atas kehilangan generasi penerus, dimana dua diantara empat anak tercatat sebagai santri tahfizul Quran. Insya Allah menjadi calon penghuni surga," ucap Bupati Eka di hadapan orangtua dan keluarga korban.

baca juga: Hari Lebaran 8 Warga Tanah Datar Terkomfirmasi Positif Corona, Ini Pesan Bupati

Ia mengharapkan mereka yang ditinggalkan bisa sabar dan ikhlas dengan ujian yang sangat berat ini. Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta PO Bus Gumarang Jaya harus bertanggung jawab atas kecelakaan yang telah merenggut empat jiwa tersebut.

"Saya mengimbau bus atau kendaraan besar yang melintasi jalan di Tanah Datar dapat mengurangi kecepatan saat berkendara di kawasan oadat pemukiman, sekolah, pasar dan rumah ibadah," tutur Eka.

baca juga: Hari ini 9 Orang Positif COVID-19, TP-PKK Tanah Datar Bagikan Masker Pada Warga

Ia mengharapkan pihak asuransi jiwa dapat segera menyelesaikan hak-hak yang harusnya diterima keluarga korban. Pada peristiwa nahas yang terjadi pada Kamis 15 April 2021 sekira pukul 10.00 Wib, sebanyak lima pelajar SD 03 Pitalah tertabrak bus saat berdiri di atas trotoar ketika pulang sekolah.

Empat pelajar meninggal dunia yakni Muhamad Mudasir (9 tahun), Wahyu Ilahi (10 tahun), Afdholul Hardi (9 tahun), dan Rafi Alfian (9 tahun), sementara Azian (9 tahun) mengalami luka-luka.

baca juga: Serius Hadapi COVID-19, Ini Upaya Penanganan yang Dilakukan Pemkab Tanah Datar

Kasus kecelakaan lalulintas ini sedang diselidiki jajaran Polres Padang Panjang. Dua orang sudah diamankan polisi yakni sopir bus Romi Julianto (38 tahun) dan kenek Deni Syahputra (40 tahun) beserya barang bukti lainnya.

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Ramadhani