Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Korban Bus Gemarang & Kecelakaan Sitinjauk Lauik

Jasa Raharja menyerahkan bantuan.
Jasa Raharja menyerahkan bantuan. (Ist)

KLIKPOSITIF -- Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Meninggal Dunia Tertabrak Bus Gumarang Jaya di Tanah Datar dan Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik

Pada Kamis (15/4) telah terjadi kecelakaan di dua tempat yang berbeda dan memakan korban jiwa. Kecelakaan tertabrak Bus Gumarang Jaya di Nagari Pitalah Kab. Tanah Datar depan SDN 03 Pitalah menyebabkan 4 orang Meninggal Dunia dan 1 Orang Luka-luka. Serta kecelakaan beruntun masuk jurang di Ladang Padi Sitinjau Lauk Kota Padang yang menyebabkan 2 orang Meninggal Dunia dan 9 orang Luka - luka.

baca juga: Cari 3 Korban Perahu Terbalik, Tim SAR 50 Kota Temukan Tas Hitam di Sungai

Bapak Agung Tri Gunardi selaku Kepala PT Jasa Raharja Sumatera Barat menyampaikan bela sungkawa dan turut prihatin atas kejadian musibah kecelakaan tersebut.

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Korban Bus Gemarang & Kecelakaan Sitinjauk Lauik
Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Korban Bus Gemarang & Kecelakaan Sitinjauk Lauik

Jumat (16/4) telah diserahkan santunan meninggal dunia kepada 4 Ahli Waris korban kecelakaan tertabrak Bus Gumarang Jaya di Nagari Pitalah Kab. Tanah Datar depan SDN 03 Pitalah.

baca juga: Tiga Napi Melarikan Diri dari Lapas Kelas III Talu Pasbar, Ini Cara Mereka Kabur

Di waktu yang sama, telah diserahkan juga santunan meninggal dunia kepada Ahli Waris korban kecelakaan beruntun masuk jurang di Ladang Padi Sitinjau Lauk Kota Padang.

Kecelakaan Sitinjauk Lauik
Kecelakaan Sitinjauk Lauik

Santunan diterima langsung oleh ahli waris korban yang sah.

baca juga: Jasa Raharja Serahkan Bantuan Alat Keselamatan Lalu Lintas kepada Polda Sumbar

Setiap korban berhak memperoleh santunan sebagai bentuk perlindungan dasar pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017. Adapun korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp.50.000.000,-. Sementara bagi korban luka-luka, berhak atas santunan biaya perawatan maksimum Rp.20.000.000,-, dengan manfaat tambahan bantuan biaya P3K maksimum Rp.1.000.000,- dan bantuan biaya ambulance maksimum sebesar Rp.500.000,- terhadap masing-masing korban.

Jasa Raharja secara proaktif sejak kejadian terjadi langsung bekerja mendatangi TKP & melakukan pendataan korban sehingga santunan terhadap korban meninggal dunia telah dapat diserahkan kepada ahli waris melalui mekanisme transfer rekening kurang dari satu hari setelah kejadian terjadi.

baca juga: Baru Diperbaiki, Jalan Provinsi Sungai Garinggiang-Agam Kembali Terancam Amblas

Hal ini merupakan komitmen Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud Negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan serta diharapkan dapat meringankan beban bagi keluarga korban.

Editor: Pundi F Akbar