Ingin Khatam Alquran Selama Ramadan? Simak Tips Berikut Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

KLIKPOSITIF -Setiap kali memasuki Ramadan, banyak umat Islam yang berusaha untuk mengkhatamkan Alquran . Meski itu adalah amalan ibadah utama, namun ada batasan yang perlu diperhatikan saat akan mengkhatamkannya. Rasulullah SAW misalnya, melarang untuk mengkhatamkan Alquran dalam durasi waktu yang terlalu cepat sehingga terburu-buru saat membacanya

Ada beberapa tips dan trik agar dapat mengkhatamkan Alqurandi bulan Ramadan. Pertama, menggunakan jumlah Juz dalam Mushaf Alquran . Caranya gunakan Mushaf Alquranyang dicetak per-juz, biasa disebut mushaf khataman.

baca juga: Peringati Nuzul Quran, Gubernur Sumbar: Dekat dengan Alquran Allah Mudahkan dan Cukupkan Kebutuhannya

Satu juz berisikan 11 lembar atau 22 halaman. Gunakan sistem target, jika 1 hari dibaca 1 juz dalam sebulan akan khatam . Mushaf Alquran terdiri dari 30 juz yang panjangnya bervariasi, jadi target yang harus dicapai adalah membaca 1 juz setiap hari.

Kedua, menggunakan jumlah lembar dalam tiap Juz Alquran ; apabila dirasakan berat untuk menamatkan 1 juz di satu waktu (misalnya ba'da tarawih/atau ba'da Subuh), dapat dipertimbangkan tips yang satu ini, yaitu dengan membagi jumlah lembar dalam 1 juz kemudian dibaca setiap selesai shalat wajib. Mushaf Alquranyang umum beredar di Indonesia, rata-rata dalam 1 juz terdapat 9-10 lembar (ada juga yang lebih).

baca juga: Mahyeldi: Punya Ilmu dan Iman, Berhasil Dunia dan Bahagia Akhirat

Sebagai contoh jika dalam juz pertama terdapat 10 lembar, kemudian dibagi dengan 5 (waktu shalat), maka tiap selesai shalat hanya akan membaca 2 lembar saja. Lebih enteng bukan? dan pastinya si pembaca juga merasa tidak terlalu berat dan tetap bisa menamatkan 1 juz per hari. Silahkan diatur saja dalam membagi jumlah lembar tiap juz lainnya dengan 5 waktu shalat.

Ketiga, menggunakan jumlah lembar (halaman) Mushaf Alquran . Jumlah halaman pada mushaf Alquranberbeda-beda. Sebagai contoh, Mushaf AlquranStandar Indonesia (MSI) yang di cetak oleh Unit Percetakan AlquranKementerian Agama memiliki 604 halaman. Agar bisa khatam hingga akhir bulan Ramadan ini (dengan asumsi 29 hari), maka setiap hari harus membaca 21 atau 22 halaman.

baca juga: Mahyeldi Upayakan Satu Desa Satu Penghafal Alquran di Sumbar

Ini bisa dibaca dengan variasi waktu kapan pun dalam 1 hari tersebut, dengan target 21 halaman per hari. Jika tidak bisa menyelesaikan 11 lembar (21 halaman) sekaligus, sebaiknya bawa selalu mushaf Alquran (atau gunakan aplikasi AlquranDigital pada smart phone) dan manfaatkan waktu-waktu luang. Misalnya: Saat jam istirahat kantor/sekolah; saat macet di jalan atau menunggu angkutan umum atau di dalam kendaraan, dan kondisi lainnya.

Bagaimana dengan wanita yang memiliki siklus menstruasi, mungkinkah bisa mengkhatamkan Alquran ? Jika masa haid datang pada awal Ramadan, maka dia bisa membagi 30 juz Alqurandengan sisa hari masa suci selama Ramadan. Jika dia belum tahu kapan masa haid datang, usahakan membaca lebih dari 1 Juz perhari. Misalkan 1,5-2 Juz. Semakin banyak semakin bagus. Ini bisa menjadi simpanan, jika siklus menstruasi itu datang.

baca juga: Qur'an Kemenag Android Hadir dengan Versi Terbaru 2.1.4 dan Dapat Diunduh Melalui Play Store

"Kuncinya sebenarnya lebih kepada niat masing-masing individu. Jika memang berniat betul-betul ingin mengkhatamkan Alquran , dengan izin Allah pasti bisa tercapai. Semakin banyak lagi halaman Alquranyang bisa dibaca, otomatis bisa lebih cepat mengkhatamkan Qur'an," ujarKepala Unit Percetakan Alquran , Ditjen Bimas Islam Kemenag Jamaluddin M. Marki.

Jamal menambahkan tentang kebiasaan Sahabat Anas bin Malik mengajak keluarganya saat akan mengkhatamkan Alquran . Diriwayatkan Darimi dari Tsabit al-Bunnani, dia berkata bahwa Anas bin Malik jika sudah hampir mengkhatamkan Alquranpada malam hari, beliau menyisakan sedikit, hingga ketika subuh, beliau mengumpulkan keluarganya dan mengkhatamkannya bersama mereka.

Saat mengkhatamkan bacaan Alquranmerupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Dengan mengumpulkan seluruh anggota keluarga, akan dapat memberikan berkah kepada seluruh anggota keluarga. Karena, semuanya berdoa secara bersamaan kepada Allah mengharapkan rahmat dan berkah dari-Nya.

Selamat membaca dan memahami Alquran . Semoga keberkahan Ramadan senantiasa meliputi aktifitas peribadatan dan kehidupan kita semua. Aamiin.

Sumber : kemenag.go.id

Editor: Haswandi