Spesimen Berkurang, Angka Positivity Rate Covid-19 Sumbar Capai 16 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

PADANG, KLIKPOSITIF - Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, Dokter Andani Eka Putra yang juga merupakan Kepala Laboratorium Universitas Andalas (UNAND), mengatakan bahwa rasio jumlah kasus positif atau positivity rate COVID -19 Sumatera Barat telah mencapai 16 persen pada 18 April 2021.

"Saat ini, angka positivity rate Sumatera Barat sudah mencapai angka 16 persen," katanya saat menyampaikan hasil penelitian pada Minggu 18 April 2021 malam.

baca juga: Perkembangan Covid-19 Kota Solok, 3 Sembuh 13 Positif

Ia mengatakan, angka positivity rate tersebut terus meningkat sejak Maret 2021 lalu dari pemeriksaan hasil swab tes yang dilakukan oleh Laboratorium UNAND.

"Peningkatannya sudah dimulai pada Maret 5 sampai enam persen dan terus merangkak naik sampai 10 persen," lanjutnya.

baca juga: Payakumbuh Zona Oranye COVID-19, Hamdi Agus Ajak Warga Patuhi Instruksi Pemerintah Soal Salat Ied

Peningkatan tersebut terus naik pada awal bulan April menjadi 12 sampai 13 persen. "Tadi, angka positivity rate yang kami hitung sudah mencapai angka 16 persen," lanjutnya.

Menurutnya, pada Januari dan Februari kasus positif Covid -19 di Sumatera Barat sangat jauh berkurang dan beberapa daerah telah dinyatakan zona hijau.

baca juga: Hari Ini 72 Orang Positif COVID-19 di Tanah Datar, 30 Diantaranya Klaster Rutan Batusangkar

"Saya memprediksi awalnya angka positivity rate di Sumatera Barat setelah lebaran akan mencapai dua sampai tiga persen saja. Tetapi kenyataannya berbeda, spsimen yang diserahkan oleh Rumah Sakit dan Puskesmas itu berkurang mencapai 50 sampai 60 persen," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa jumlah spesimen yang biasanya dikirim sebanyak 3.000 sampai 3.500 per hari, pada Maret hanya dikirim sebanyak 300 sampai 400 spesimen saja.

baca juga: SE Gubernur Sumbar: Objek Wisata di Zona Kuning Boleh Dibuka Saat Libur Lebaran

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi