Tenaga Ahli Menkes Sebut Sumbar Berpeluang Hadapi Gelombang Ketiga Penyebaran COVID-19

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

PADANG, KLIKPOSITIF - Tenaga Ahli Menkes (Menteri Kesehatan) Dokter Andani Eka Putra , yang juga merupakan Kepala Laboratorium Universitas Andalas (Unand),menyatakan bahwa Sumatera Barat berpeluang akan menghadapi gelombang ketiga pandemi Covid -19 seperti India dan beberapa negara di Eropa.

"Sumatera Barat berpeluang juga akan menghadapi gelombang ketiga dari pandemi Covid -19 ini, karena mengingat angka positivity rate yang saat ini mencapai angka 16 persen," katanya saat melakukan diskusi via zoom, Minggu 18 April 2021 malam.

baca juga: 3.448 Orang Positif Covid dan 99 Orang Meninggal di Hari Lebaran

Menurutnya, gelombang pertama yang telah dihadapi adalah penyebaran dari virus asli yang tidak terlalu banyak kasusnya pada Maret 2020 lalu.

Gelombang kedua peningkatan angka positif Covid -19 terjadi di Sumatera Barat pada triwulan ketiga tahun 2020 lalu.

baca juga: 2 Kali Lebaran Tidak Mudik, dr Tirta: Syukurilah yang Masih Bisa Sungkem ke Bapak Ibu

Dan gelombang ketiga yang sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana kondisinya dengan adanya virus varian baru yang telah bermutasi dengan jenis E614K.

"Saya melihat skemanya itu, saat terjadi sebuah peningkatan kasus, itu berarti satu varian sedang meledak," lanjutnya.

baca juga: Gawat, Korban Meninggal Dunia Akibat COVID-19 di India Telah Lebih Dari 250.000 Orang

Menurutnya, nantinya akan bisa meledak lagi kasus positif Covid -19 dengan varian yang baru dengan permutasian yang berbeda lagi. "Tapi untuk hal ini masih membutuhkan kajian yang mendalam," lanjutnya.

Sebelumnya, Dokter Andani mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan hasil bahwa di Sumatera Barat saat ini telah menyebar Virus Covid -19 dengan varian baru E614K.

baca juga: Jelang Lebaran, Wisma Atlet Rawat 1.247 Pasien Covid-19

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi