Pemko Payakumbuh Berencana Gunakan Alat Pemusnah Sampah Berbahan Bakar Oli Bekas dan Air

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz melihat alat pemusnah sampah, Minggu (18/04/2021)
Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz melihat alat pemusnah sampah, Minggu (18/04/2021) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

KLIKPOSITIF - Pemko Payakumbuh berencana akan menggunakan teknologi tepat guna dalam mengatasi permasalahan sampah dan membantu UMKM di Kota Payakumbuh .

Teknologi yang digunakan adalah alat pemusnah sampah dengan bahan bakar oli bekas dan air, sehingga biaya yang dikeluarkan bisa lebih murah.

baca juga: Antisipasi Tahanan Kabur, Wakapolres Lima Puluh Kota Lakukan Hal Ini

Selain itu, abu dari hasil pembakaran sampah tersebut bisa dipergunakan untuk pupuk tanaman, pembuatan batako hingga paving block. ( klik di sini untuk melihat videonya ).

Menurut Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz , untuk tahap awal rencananya alat ini akan dipergunakan untuk pemusnah sampah rumah tangga, yang akan di tempatkan di masing-masing kelurahan. Jangka panjangnya, tidak tertutup kemungkinan akan digunakan alat yang lebih besar lagi, untuk mengatasi permasalahan sampah secara global.

baca juga: Payakumbuh Zona Oranye COVID-19, Hamdi Agus Ajak Warga Patuhi Instruksi Pemerintah Soal Salat Ied

"Alhamdulillah hari ini kita sudah menyaksikan sama-sama teknologi tepat guna karya anak negeri yang memanfaatkan energi yang boleh dibilang terbuang. Di sini bahan bakar kita menggunakan oli bekas, kemudian menggunakan air dan di sini proses pembakaran berjalan baik," ujar Erwin Yunaz , Minggu 18 April 2021.

Erwin Yunaz melanjutkan, alat pemusnah sampah itu merupakan sebuah temuan yang bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan penggunaannya untuk mengatasi persoalan, di antaranya adalah persoalan sampah.

baca juga: IKESMA Peduli, Alumni SMAN 1 Payakumbuh Salurkan Bantuan 500 Sembako Bersama Wawako Erwin Yunaz

Selain mengatasi sampah, alat ini rencananya juga akan dipergunakan membantu UMKM seperti yang bergerak di bidang kuliner rendang dan sanjai, karena tungku pada alat pemusnah sampah ini bisa dimodifikasi menjadi kompor atau tungku bakar.

Jika selama ini pelaku UMKM menggunakan gas dan kayu bakar untuk memasak, maka nantinya akan diujicoba menggunakan alat ini sehingga diharapkan bisa memangkas biaya produksi.

baca juga: Silaturahim ke Veteran, Kababinminvetcaddam I/BB Salurkan Tali Asih Jelang Lebaran.

"Jadi, dengan teknologi ini kita bisa mengarahkan kepada UMKM kita nanti untuk menggunakan kompor temuan tepat guna ini," ulasnya.

Editor: Haswandi