Mahyeldi: Ketakwaan Melahirkan Perbuatan Adil dan Taat Aturan

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, seseorang yang takwa akan merasakan suasana hidup aman, damai dan penuh dengan kesejahteraan.

"Jika dalam hidup kita selalu dijiwai oleh taqwa, maka Insyaallah hukum akan tegak dengan adil dan dengan berjalannya hukum sesuai aturan yang berlaku atas dasar asas keadilan tersebut," sebutnya, Selasa, 27 April 2021.

baca juga: Rumah Sakit Kekurangan SDM Atasi COVID-19, Ini Solusi dari Gubernur Sumbar

Ketakwaan pemimpin dan masyarakat akan membuat negara akan menjadi negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur (hidup dalam suasana aman, damai dan penuh dengan kesejahteraan). Apalagi di Ramadan momentum untuk lebih dekat dengan Allah SWT.

Mahyeldi menuturkan, bulan suci Ramadan merupakan bulan yang paling mulia dibanding bulan-bulan lainnya. Banyak manfaat yang didapat masyarakat selama menjalankan ibadah puasa .

baca juga: Gubernur Sumbar Minta Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran Produk

Menurut Buya Mahyeldi , banyak nilai-nilai positif yang didapat masyarakat selama bulan Ramadan . Terlebih, hal-hal positif tersebut dapat berimbas kepada semangat kerja.

"Ini semua menghadirkan jiwa yang bangkit dan produktif. Uniknya semakin produktif rohaninya, jasmani juga semakin produktif yang dapat diaplikasikan sebagai bentuk etos kerja yang produktif untuk kemajuan perekonomian, sosial, dan kesehatan," kata Mahyeldi .

baca juga: Gubernur Sumbar: Penggunaan Dana Penanggulangan Covid-19 Perlu Pendampingan BPKP

Mungkin ada yang menyangka bahwa yang paling mulia adalah yang kaya harta, dari golongan konglomerat, yang cantik rupawan, yang punya jabatan tinggi, berasal dari keturunan Arab atau bangsawan. Namun, Allah sendiri menegaskan yang paling mulia adalah yang paling bertakwa.

"Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian, wahai manusia adalah yang paling tinggi takwanya pada Allah, yaitu dengan menunaikan berbagai kewajiban dan menjauhi maksiat. Bukanlah yang paling mulia dilihat dari rumahnya yang megah atau berasal dari keturunan yang mulia." terangnya. (*)

baca juga: Serahkan Bansos di Agam, Gubernur: untuk Meningkatkan Imun dan Iman

Editor: Joni Abdul Kasir