Kerja Sama dengan Unand, Ini yang Ingin Dicapai Pemprov Sumbar

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Rektor Unand Prof. Yuliandri memperlihatkan nota kesepakatan
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Rektor Unand Prof. Yuliandri memperlihatkan nota kesepakatan (Istimewa)
PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar ) menjalin kerja sama dengan Universitas Andalas ( Unand ) tentang sinergi pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di Auditorium gubernuran, Kamis (29/4).

Kerja sama diperkuat dengan penandatangan kesepakatan dan rencana kerja yang ditandatangani oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Rektor Unand Prof. Yuliandri. Kerja sama tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain, dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga.

baca juga: Butuhkan 4 Tenaga Dokter Spesialis di RSUD Pratama Tapan, Ini Langkah Pemkab Pessel

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, ada beberapa maksud yang ingin dicapai Pemprov Sumbar dari kerja sama yang dibangun. Seperti peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, mempercepat perwujudan produk unggulan provinsi di sektor pertanian serta meningkatkan ekonomi kreatif dan daya saing kepariwisataan.

"Ini beberapa tujuan yang ingin kami capai, kita tahu Unad memiliki banyak akademisi dengan berbagai penelitian dari berbagai bidang ilmu, seperti pertanian ," katanya.

baca juga: Ada Ruang Layanan Konsultasi Hukum di DPMPTSP Sumbar

Mahyeldi mengatakan, kolaborasi dan jaringan menjadi kunci keberhasilan pembangunan sebuah pemerintahan daerah. Birokrasi harus menggandeng akademisi, komunitas, pengusaha, dan media jika ingin sukses membangun masyarakatnya. Inilah yang kemudian disebut dengan pendekatan pentahelix pembangunan.

"Pandemi Covid-19 memukul hampir semua sektor yang berimbas pada anjloknya ekonomi, tak terkecuali di Sumbar. Pada 2020 realisasi pertumbuhan ekonomi provinsi minus 1,60 persen, jauh menurun dibanding tahun 2019 yang tumbuh sebesar 5,01 persen dan pada 2018 mencapai 5,14 persen," ungkap.

baca juga: Gubernur Sumbar: OPD Harus Berinovasi untuk Mendapatkan DID

Untuk itu, Pemprov Sumbar berupaya melakukan percepatan pemulihan perekonomian dengan mengandalkan potensi disektor unggulan dengan melakukan sinergitas dengan beberapa pihak, termasuk dengan Unand .

"Kami berharap Unand bisa menjadi katalisator pembangunan Sumbar serta menunjang visi dan misi kami, yaitu "Mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan," harapnya.

baca juga: Kampung Bahari Nusantara Sungai Pisang Diyakini Masyarakat Bahari

Kemudian, kepada para Kepala OPD terkait Mahyeldi minta untuk segera menindaklanjuti dengan membuat rencana aksi sesuai dengan rencana kerja yang disusun sehingga penandatangan ini tidak hanya seremonial semata.

"Semua pihak yang terkait dapat melaksanakan komitmen dengan baik dengan semangat saling berbagi," pungkasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir