Gubernur Sumbar Minta Perusahaan Bayarkan THR Karyawan Tepat Waktu

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya ( THR ) kepada karyawan tepat waktu dan sesuai aturan.

Gubernur juga mengajak agar perusahaan melakukan pembayaran THR tepat waktu dan sesuai dengan aturan yang berlaku hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: M/6/HK.04/IV/2021 tanggal 12 April 2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

baca juga: Peringatan HUT RI ke-76 tahun, Gubernur Sumbar Ajak Pasang Bendera Merah Putih Sebulan Penuh

"Saya sudah keluarkan surat edarannya gubernur nomor 562/745/Nakertrans-2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya ( THR ) Keagamaan Tahun 2021," ujarnya.

Mahyeldi juga tambahkan pembayaran THR ini juga menjaga suasana yang kondusif untuk kenyamanan berinvestasi dan menyampaikan permasalahan pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat.

baca juga: Sebanyak 4.328 Civitas Hospitalia M Djamil Padang Tuntas Divaksin Booster Ketiga

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Nakertrans akan melakukan pengawasan melalui kegiatan Posko Pengaduan THR yang ada di Ujung Gurun Padang. Karena itu mari kita jaga suasana yang kondusif dalam kebaikan bulan Ramadhan dan stabilitas keamanan penyelenggaraan pemerintah daerah di Sumbar," ajaknya.

Mahyeldi juga menyampaikan, prihatin dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang telah memperangaruhi kondisi ekonomi bangsa dan masyarakat saat ini.

baca juga: Pemprov Minta Tambahan Obat, Ventilator dan Vaksin ke Pemerintah Pusat

"Namun kita tetap optimis bahwa pandemi covid 19 akan terus kita tekan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan prokes yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dan aktifitas ekonomi akan kembali bangkit bergairah dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Kuncinya hanya masyarakat mesti taat prokes dalam kegiatan apapun dalam kondisi wabah ini," ingatnya.

Dari informasi Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Dinas Nakertrans Sumatera Barat Prita Wardani, DH.MT. mengatakan, Posko Pengaduan THR ada petugas posko yang terdiri dari Pengawas dan Mediator. Pekerja melaporkan kasusnya dapat langsung ke UPTD Pengawasan tempat Posko dan bisa juga mengisi format , melalui span lapor dan bit.ly/poskothr.

baca juga: Tim Survei HBN 2021 Telusuri Lokasi Sejarah PDRI

"Dan pengaduan tersebut bersifat pribadi dan mengutamakan kerahasiaan indentitas pelapor. Kasus pekerja ditindaklanjuti bisa diundang pengusaha ke kantor, atau diteffon pengusaha atau tindak langsung ke perusahaan;" ujarnya.

Untuk diketahui, posko THR di UPTD Pengawasan ada ditiga Kab/Kota di Sumbar yakni Padang, Payakumbuh dan Sijunjung. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir