PT Angkasa Pura II Pastikan Layanan Tes Covid-19 di BIM Sesuai Prosedur dan Standar Kemenkes

Bandara Internasional Minangkabau
Bandara Internasional Minangkabau (Istimewa)

PADANG PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Layanan rapid test antigen/antibody dan RT PCR yang sudah dilaksanakan dan GeNose C19 (per 3 Mei 2021) di Airport Health Center Bandara Internasional Minangkabau dipastikan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Executive General Manager Kantor Cabang BIM Yos Suwagiono mengatakan telah dilakukan peningkatan pengawasan layanan di Airport Health Center yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

baca juga: Studi: Vaksin COVID-19 Tidak Mempengaruhi Kesuburan Wanita atau Pria

"Ketika muncul pemberitaan penggunaan alat bekas pakai untuk rapid test antigen, saat itu juga kami langsung sidak di Airport Health Center BIM dan dipastikan alat tes yang digunakan seluruhnya baru, masih disegel, dan bukan daur ulang. Kami berterima kasih kepada penyelenggara tes COVID-19 di Airport Health Center Bandara Internasional Minangkabau karena telah menjalani prosedur dengan baik."

"Pengawasan dilakukan setiap hari, dan sidak digelar secara berkala untuk memastikan prosedur dan standar di Airport Health Center tetap terjaga. Tidak hanya harus menggunakan alat tes yang masih tersegel, pelayanan juga harus sesuai SOP dan petugas harus selalu menjaga profesionalisme, " jelas Yos Suwagiono.

baca juga: Pemerintah Inggris Cabut Berbagai Aturan Terkait Pandemi Covid-19, Kembali Mendekati Kehidupan Normal

Guna memastikan alat tes yang digunakan bukan daur ulang, petugas Airport Health Center wajib menunjukkan kondisi fisik alat tes yang masih tersegel kepada calon penumpang pesawat sebelum melakukan tes.

"Petugas harus menunjukkan alat tes yang masih tersegel. Apabila tidak ditunjukkan, calon penumpang pesawat berhak untuk mengecek terlebih dahulu sebelum dilakukan rapid test antigen, atau RT-Antibody, atau GeNose C19," ujar Yos Suwagiono.

baca juga: Beijing Lakukan Pengujian COVID-19 Massal Jelang Olimpiade Musim Dingin 2022

Malahan di BIM , lanjutnya, PT Angkasa Pura II juga meminta sisa dari hasil penggunaan alat yang telah dipergunakan oleh penumpang untuk dilakukan pembuktian dengan laporan data harian layanan atau dilaksanakan rekonsiliasi.

Lebih lanjut, seluruh stakeholder Bandara Internasional Minangkabau diminta untuk dapat selalu memenuhi peraturan dan prosedur yang berlaku.

baca juga: Vaksinasi untuk Siswa Usia 6-11 Tahun di Payakumbuh Mulai Dilaksanakan

"Kepada setiap pihak kami meminta agar selalu mentaati peraturan dan prosedur serta menjaga profesionalosme untuk menjaga nama Koorporasi. Saat ini kita berada di tengah pandemi, dan bersama-sama kita berupaya untuk menjalani prosedur guna turut mencegah penyebaran COVID-19," tutup Yos Suwagiono. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir