Gubernur Sumbar Datangi Rumah Janda Dua Anak di Pariaman

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat singgah sahur di rumah Latifa Hanum
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat singgah sahur di rumah Latifa Hanum (Istimewa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah singgah sahur di rumah Latifa Hanum (40) di Gantiang, Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin (3/5).

Latifa Hanum merupakan janda anak dua memiliki rumah yang sempit berukuran 4x6 meter. Anaknya bernama Muhammad Ghifari Arifa dan Fatihah Aini, suaminya sudah meninggal sejak lima tahun yang lalu.

baca juga: Gubernur Sumbar: Konsolidasi dan Persatuan Jadi Solusi untuk Hadapi Beban di Masa Pandemi

"Sekarang anaknya sudah yatim. untuk menghidupi keluarganya Latifa janda dua orang anak ini bekerja sebagai Guru honor di TK (taman kanak-kanak) dan hari ini kita kunjungi rumahnya dalam rangka memberikan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta dari Baznas Sumbar

Gubernur mengatakan demi menghidupi kedua anaknya Latifa mendapatkan penghasilan satu juta rupiah perbulan yang berstatus sebagai guru honor TK.

baca juga: Masjid Baburrahim Batu Basa Senilai Rp21,3 miliar, Inisiasi Ranah Rantau

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat dipergunakan untuk merehab rumahnya," kata gubernur.

Menurutnya dengan nominal itu hanya hanya pas-pasan dengan 2 orang anak untuk kesehariannya mereka bahkan mungkin kurang. Dengan demikian tentu tidak dapat membangun rumah.

baca juga: Tetapkan Data Orang yang Pantas Menerima Zakat, Baznas Sumbar Lakukan Rapat Koordinasi

"Jangankan membangun rumah, dengan penghasilan sebanyak itu hanya bisa untuk makan, syukur-syukur bisa mencukupi, untuk itu dengan bantuan bedah rumah ini semoga dapat dipergunakan sesuai kebutuhan untuk merenovasinya," harapnya gubernur.

Latifa Hanum mengucapkan terima kasih kepada Baznas melalui perpanjangan tangan gubernur memberikan kami bantuan untuk membedah rumah. Selain itu ia juga menyebutkan rumah yang ditinggali sekarang adalah merupakan bantuan gempa, karena rumah yang lama runtuh.

baca juga: Taliban dan AS Bahas Bantuan Kemanusiaan Untuk Afghanistan

"Itu makanya mendapat membuat rumah disini yang dibangun sejak tahun 2012 yang merupakan rumah bantuan Gempa berukuran 6x4," sebutnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir