AS dan Eropa Mulai Longgarkan Aturan Jaga Jarak

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - India masih menjadi sentra penularan Covid-19 tertinggi sejak bulan April lalu. Sudah sekitar tiga pekan ini, India selalu melaporkan ratusan ribu kasus infeksi baru setiap harinya.

Jumlah kasus Covid-19 di India kini mencapai 20,65 juta, kedua terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat dengan 33,27 juta kasus.

baca juga: Identik dengan Busana Branded, Gamis Nagita Slavina Bibanderol dengan Harga Terjangkau Cocok Untuk Lebaran

Meski demikian, Amerika Serikat menunjukan kondisi membaik dibanding pandemi tahun lalu. Rata-rata laporan kasus harian Amerika Serikat telah turun di bawah 50 ribu, terendah sejak Oktober 2020.

Kini, perjalana udara di Amerika Serikat juga semakin ramai hingga mencapai angka tertinggi yaitu sebanyak 1,67 juta orang yang telah diperiksa di pos pemeriksaan bandara AS pada Minggu (2/4).

baca juga: Sambut Lebaran, Ingat Makan Berlebihan Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan Ini

Menurut Administrasi Keamanan Transportasi, jumlah ini jadi yang tertinggi sejak pertengahan Maret tahun lalu.

Di Las Vegas aturan menjaga jarak telah diturunkan menjadi kurang dari satu meter. Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan bahwa kereta bawah tanah Kota New York akan mulai beroperasi sepanjang malam lagi dan pembatasan kapasitas pada sebagian besar bisnis akan berakhir di seluruh negara bagian pada pertengahan Mei.

baca juga: Jelang Lebaran, Wisma Atlet Rawat 1.247 Pasien Covid-19

Kondisi serupa juga dialami sejumlah negara Uni Eropa. Pejabat Uni Eropa (UE) bahkan mengusulkan untuk melonggarkan pembatasan pengunjung ke benua itu.

Pejabat UE mengumumkan untuk melonggarkan pembatasan perjalanan ke 27 negara Eropa pada musim panas tahun ini, meskipun keputusan akhir tetap ada di tangan negara-negara anggotanya.

baca juga: Ini Tips Lebaran Tetap Aman Ditengah Pandemi dari WHO

"Saatnya menghidupkan kembali industri pariwisata UE dan untuk menghidupkan kembali persahabatan lintas batas - dengan aman. Kami mengusulkan untuk menyambut kembali pengunjung yang divaksinasi dan mereka yang berasal dari negara-negara dengan kondisi kesehatan yang baik," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dikutip dari Fox News.

Di Yunani, restoran dan kafe membuka kembali teras mereka sejak Senin (3/4) setelah enam bulan tutup. Di Prancis, sekolah menengah dibuka kembali dan larangan perjalanan domestik dicabut.

Republik Ceko yang pernah terpukul paling parah, mengumumkan akan mengizinkan orang untuk melepas masker di semua ruang luar mulai Senin depan, jika mereka menjaga jarak dari orang lain.

Tetapi dengan varian yang lebih menular, upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas vaksinasi, yang mulai terhambat.

Eropa menjadi benua dengan jumlah kasus Covid-19 paling banyak. Total 44,96 juta kasus tersebar di 48 negara. Eropa menyumbang 11 negara yang memiliki jumlah kasus di atas 1 juta.

Kasus terbanyak dicatatkan Perancis sebanyak 5,68 juta. Disusul Rusia 4,83 juta, Inggris 4,42 juta, dan Italia 4,05 juta.

Editor: Eko Fajri