Mari Dukung Aisyah, Wakil Sumbar di Ajang Dokter Kecil Award IDI 2016

Aisyah (kanan) saat berm,ain dengan teman sekolahnya di SD Negeri 20 Indarung beberapa waktu lalu.
Aisyah (kanan) saat berm,ain dengan teman sekolahnya di SD Negeri 20 Indarung beberapa waktu lalu. (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Siswi kelas V SD 20 Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Siti Aisyah Asyifa, berhasil mewakili Sumbar ketingkat nasional dalam kompetisi mengkampanyekan tentang kesehatan yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) yang bertema "Dokter Kecil Award IDI 2016".

Kepala Sekolah SD 20 Indarung, Syafrial Efendi, berharap agar masyarakat Sumbar maupun yang diperantauan, memberikan dukungan kepada Aisyah melalui login ke facebook, kemudian kunjungi https://www.facebook.com/dokcilindonesia lalu tonton videonya, dan like serta di share dengan sebanyak-banyak mungkin.

baca juga: Gawat, Wakil Ketua IDI Perkirakan Ada 840 Ribu Kasus Baru Tuberkulosis di Indonesia Setiap Tahun

"Dukungan melalui facebook dengan cara memberikan like bisa menjadikan Aisyah sebagai pemenang Dokter Kecil Award 2016. Like melalui facebook berlangsung hari ini Rabu 16 November 2016 dari pukul 08.00 Wib hingga 23.59 Wib," kata Syafrial kepada KLIKPOSITIF , Rabu, 16 November 2016. 

Selain memberikan like, juga diharapkan agar masyarakat, khususnya netizen yang memberikan like juga menshare unggahan video yang ada di akun facebook finalis Dokter Kecil Award IDI 2016. "Dalam kompetisi Dokter Kecil Award IDI 2016 ini, Aisyah mengkampanyekan tema kesehatan tentang bahaya merokok," ujarnya. 

baca juga: Sudah Suntik Vaksin, Masih Bisakah Terpapar Covid-19? Ini Kata Pakar Kesehatan IDI

Perjuangan Aisyah untuk berkompetesi di tingkat nasional, lanjutnya, tidak lah mudah, karena harus bersaing dengan 18 orang siswa/siswi yang berasl dari masing-masing kabupaten/kota di Sumbar. "Semua saingannya dari kabupaten/kota juga merupakan anak-anak yang berprestasi," bebernya.

"Alhamdulillah, berkat usahanya dia (Aisyah) berhasil mengalahkan mereka dan terpilih mewakili Sumbar di tingkat Nasional. Ini sebuah kebanggaan bagi kami, khususnya SD 20 Indarung," sambung Syafrial. 

baca juga: Kuasa Hukum Minta IDI Selidiki Kematian Ustadz Maaher

Menurutnya, keberhasilan Aisyah bisa sampai ke tingkat Nasional memang sudah selayaknya, karena prestasi yang diraih oleh anak dari Ramadhan yang bekerja di PT Yasiga (Semen Padang Grup) sudah cukup banyak. Di antaranya juara pertama Da'i cilik se-Kota Padang tahun 2014-2015.

"Selain berprestasi di luar sekolah, secara akademik Aisyah juga termasuk anak yang cerdas, karena sejak kelas I hingga kelas V selalu masuk rangking lima besar di kelas. Dari pantuan guru-guru, Aisyah ini anaknya aktif, kreatif, dan intinya pintar bicaralah," bebernya

baca juga: Tanggapi Riset Sebut Indonesia Butuh 10 Tahun Bebas Covid-19, Ini Kata Pengurus Besar IDI

Saat ini, tambahnya, Aisyah tengah berada di Jakarta untuk mengikuti kompetisi Dokter Cilik Award IDI 2016. "Dia dijakarta sejak 14 November kemarin, dan akan kembali ke Padang pada Kamis 17 November. Mudah-mudahan Aisyah terpilih menjadi yang terbaik," harapnya.

Sementara itu, orangtua Aisyah, Ramadhan, menyebutkan, keberhasilannya mewakili Sumbar pada ajang Dokter Kecil Award IDI 2016 juga tidak terlepas dari keberaniannya untuk tampil di depan umum, khususnya pada ajang lomba Da'i cilik se-Kota Padang tahun 2014 lalu. Ketika itu, katanya, Aisyah berhasil meraih juara I.

"Berawal dari itu lah, akhirnya Aisyah terus tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan memiliki kemauan belajar yang tinggi. Bahkan berbagai kompetisi sering diikutinya, termasuk kompetisi Dokter Kecil Award IDI tingkat Sumbar dan lulus mewakili Sumbar di tingkat Nasional," katanya.

Aisyah, lanjutnya, merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara. Di lingkungan keluarga, Aisyah termasuk anak yang memiliki kemauan dan keberanian yang besar untuk menggali ilmu. Di rumah, dia sering membaca buku pelajaran dan Alquran. Kebiasaan ini juga tidak terlepas dari peran serta ibunya. 

"Selain belajar membaca Alquran di rumah, Aisyah juga rutin belajar mengaji di Masjid Al Ihsan, Kelurahan Bandar Buat, Lubuk Kilangan, Padang. Dia belajar mengaji setiap hari Minggu sesudah magrib," tutupnya. (M.Noli Hendra)

Penulis: Riki