Sapa Pagi, Cara BPJamsostek Bukittinggi Peringati Hari Buruh

Pengunjung BPJamsostek saat terima souvenir program Sapa Pagi.
Pengunjung BPJamsostek saat terima souvenir program Sapa Pagi. (Ist)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Para peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang datang ke kantor Cabang Bukittinggi untuk mengambil klaim ataupun membayar iuran kepesertaan dikejutkan dengan souvenir berupa masker dan handsanitiser.

Kejutan untuk para peserta BPJamsostek itu adalah bagian dari program Sapa Pagi dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei lalu.

baca juga: Tingkatkan Jaminan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan, Pemkab Tanah Datar dan BPJamsostek Jalin Kerja Sama

Kepala BPJamsostek Bukittinggi , Ocky Olivia menyebut melalui program Sapa Pagi pihaknya ingin mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan karena saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir. bentuk dukungan mencegah penyebaran Covid-19.

Dia menyebut, Hari Buruh Internasional merupakan moment bagi pemberi kerja untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh atau pekerja mereka masing-masing.

baca juga: Disnaker Pasbar Sebut Pelaku Usaha Wajib Berikan BPJS Tenaga Kerja Untuk Karyawan

"Hal yang paling mudah memberikan hak-hak kepada para pekerja adalah dengan melindungi para pekerja dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui program ini BPJamsostek melindungi secara menyeluruh, bukan hanya pekerja saja tetapi juga ahli waris atau keluarganya," jelas Ocky.

Momen Hari Buruh Internasional memang selalu diperingati BPJamsostek, untuk di pusat dilakukan penyerahan bantuan sebanyak 18.798 paket sembako kepada perwakilan pekerja dan Serikat Pekerja dan Buruh. Penyerahan dilakukan secara simbolos di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Sabtu (1/5) lalu. Pemberian bantuan juga dilakukan di 34 provinsi dan 415 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

baca juga: BPJamsostek Dorong Perusahaan Tertib Kepesertaan untuk Pastikan BSU Tepat Sasaran

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati BPJamsostek kepada sesama pekerja imbas dari pandemi COVID-19 sekaligus perjuangan para relawan dalam bekerja memerangi virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo, menuturkan bahwa sejatinya 1 Mei adalah momen untuk mengingatkan akan hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemberi kerja.

baca juga: Insan BPJamsostek Lakukan Gerakan Berkurban di seluruh Indonesia

"Sesuai tema yang kami usung, peringatan Mayday ini kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja," ujarnya.

Menurut Anggoro, di masa masa krisis seperti saat ini, perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja.

"Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BPJamsostek," ucap Anggoro. (*)

Editor: Taufik Hidayat