Bipang Ambawang Sebagai Kuliner Lebaran, Fadli Zon: Daripada Harus Berkilat Lidah, Sebaiknya Minta Maaf

Anggota DPR RI Fadli Zon
Anggota DPR RI Fadli Zon (Net)

KLIKPOSITIF - Anggota DPR RI Fadli Zon menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menyampaikan permohonan maaf mengenai pidato Jokowi yang menyebut Bipang Ambawang sebagai kuliner lebaran .

Ia mengomentari cuitan Fadjroel dalam Twitter yang mengaburkan Bipang menjadi Jipang, makanan dari beras.

baca juga: Anggota DPR RI Hermanto Salurkan Bantuan Pemerintah Bagi 58 Kelompok Tani Dan 200 KK Di Solsel

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, sebaiknya Jubir Presiden RI itu menyampaikan permohonan maaf karena ada kesalahan dalam menulis pidato.

Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

baca juga: Seleksi Tahap Kedua, Bima Sakti Uji Kemampuan 40 Pemain Untuk Timnas U-16

"Kalau Bipang Ambawang artinya 'babi panggang', sebaiknya minta maaf saja karena yang menulis konsep pidato pak @jokowi keliru mempromosikan makanan untuk lebaran ," kata Fadli Zon seperti dikutip Beritahits.id, Sabtu (8/5/2021).

Fadli Zon menyebut, daripada Jubir Presiden harus berkilat lidah membela Jokowi, lebih baik mengakui kesalahan dan meminta maaf.

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

"Ini lebih baik ketimbang ngeles mengaburkan bipang dan jipang dari beras. Bilang saja maksud beliau adalah jipang bukan bipang," ungkap Fadli Zon .

Kuliner Lebaran : Bipang Ambawang

baca juga: Polres Solsel Amankan 34 Galon Berisi 1.000 Liter Bio Solar untuk Tambang Emas Ilegal

Pidato Presiden Jokowi membuat riuh seusai menyinggung bipang ambawang salah satu kuliner Kalimantan.

Kata kunci 'bipang' sampai menduduki trending topic Twitter, Sabtu (8/5/2021) pagi. Ini gara-gara bipang ambawang disebut bisa dijadikan oleh-oleh pengganti mudik Lebaran , sehingga publik bereaksi.

Dalam video viral yang hangat diperbincangkan, Jokowi awalnya membahas soal larangan mudik di tengah pandemi.

"Sebentar lagi Lebaran . Karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama," kata Jokowi dalam video.

Orang nomor satu di Indonesia itu lalu memberikan saran kepada warga yang ingin merayakan Lebaran tapi tak bisa mudik. Ia meminta warga yang rindu akan kuliner khas kampung halaman masing-masing untuk pesan secara online.

Jokowi pun mencontohkan sejumlah makanan dari daerah, salah satunya bipang ambawang kuliner Kalimantan.

"Bagi saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah, atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan Gudeg Jogja, Bandeng Semarang, Siomay Bandung, Pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Jokowi.

Pernyataan Jokowi itu menuai kontroversi dari warganet. Tak sedikit yang mempertanyakan pidato Jokowi karena secara gamblang menyebut bipang ambawang bisa buat oleh-oleh Lebaran .

Padahal diketahui makanan tersebut non halal sehingga tidak dikonsumsi umat muslim.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri